alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rusia Belum Percaya Pasukan AS Berhasil Tewaskan Pemimpin ISIS

Agus Nyomba
Rusia Belum Percaya Pasukan AS Berhasil Tewaskan Pemimpin ISIS
Penampakan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi di Masjid Agung Mosul, Irak. Foto: Tangkapan Layar/Video Sputnik

MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan, bahwa mereka masih belum percaya terkait dengan kematian pemimpin teroris ISIS Abu Bakar al-Baghdadi pada operasi militer yang dilakukan pasukan Amerika Serikat (AS), Sabtu, (27/10/2019) lalu.

Terlebih mereka tidak memiliki informasi yang dapat dipercaya mengenai operasi AS di Idlib yang diduga mengakibatkan kematian pemimpin teroris tersebut.

Sementara Presiden AS Donald Trump telah mengkonfirmasi kematian kepala Daesh (ISIS/ISIL) al-Baghdadi, para pejabat militer Rusia mengatakan mereka tidak memiliki data yang dapat dipercaya mengenai masalah ini.



"Kementerian Pertahanan Rusia tidak memiliki informasi yang dapat dipercaya tentang prajurit AS yang melakukan operasi untuk menghapuskan 'satu lagi' dari mantan pemimpin Daesh, Abu Bark al-Baghdadi di bagian yang dikontrol Turki dari zona deeskalasi Idlib," kata juru bicara kementerian itu, Mayor Gen Igor Konashenkov.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa al-Badhgadi diduga mati setelah berlari ke jalan buntu, merintih dan menangis dan berteriak sepanjang jalan dan membual bahwa personel AS yang terlibat dalam misi "luar biasa".

Dia juga berterima kasih kepada Rusia, mengklaim bahwa pasukan AS harus terbang melalui daerah-daerah tertentu yang dikendalikan Rusia untuk mencapai target mereka.

"Rusia memperlakukan kami dengan baik. Mereka membuka - kami harus terbang di atas wilayah yang dikuasai Rusia. Rusia hebat," kata Trump.

Kementerian Pertahanan Rusia, bagaimanapun, menyatakan bahwa mereka tidak menyadari untuk memberikan kerja sama dengan unit udara AS memasuki wilayah udara di atas zona dekripsi Idlib selama misi itu.

"Tidak ada serangan udara yang dilakukan oleh pesawat AS atau pesawat milik yang disebut 'koalisi internasional' yang terdeteksi pada hari Sabtu atau pada hari-hari berikutnya," sebuah pernyataan oleh Maj Gen Igor Konashenkov.

Konashenkov juga mengatakan bahwa laporan dugaan kematian pemimpin teroris itu tidak akan berdampak serius pada situasi saat ini di Suriah.

"Sejak saat kekalahan final Daesh di tangan tentara pemerintah Suriah yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia pada awal 2018, satu lagi 'kematian' Abu Bakar al-Baghdadi tidak memiliki kepentingan strategis apa pun mengenai situasi di Suriah atau aksi teroris yang tersisa di Idlib," katanya.

Berita kematian al-Baghdadi datang setelah ia dilaporkan tewas dalam beberapa kesempatan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun tidak ada laporan sebelumnya yang pernah dikuatkan.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook