alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ikuti SKB 3 Menteri, Desa Wasuponda Pungut Biaya Pengurusan Sertifikat Prona

Fitra Budin
Ikuti SKB 3 Menteri, Desa Wasuponda Pungut Biaya Pengurusan Sertifikat Prona
Pemerintah Desa Wasuponda memungut biaya Rp250 ribu untuk warga yang ingin mengurus sertifikat prona. Foto: Ilustrasi

LUWU TIMUR - Pemerintah Desa Wasuponda, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel) memungut biaya pengurusan sertifikat program nasional agraria (Prona) kepada pemohon. Nilainya sebesar Rp250 ribu.

Kaur Pemerintahan Desa Wasuponda, Andri, saat dihubungi SINDOnews membenarkan terkait pembayaran Rp250 ribu tersebut.

"Memang kita pungut biaya, dan kita juga sudah tanya masyarakat terkait pungutan itu," ujar Andri, Selasa (29/10/2019).



Andri mengatakan, biaya pengurusan tersebut sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri nomor 25 Tahun 2017. Yakni menteri desa, pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi.

"Uangnya digunakan untuk biaya operasional, patok dan kebutuhan lainnya. Karena ada kepala dusun di sini kami utus untuk menemani pihak BPN untuk mengukur tanah masyarakat," ujarnya.

Dana tersebut kata Andri juga digunakan untuk memberikan konsumsi kepada pihak BPN yang datang ke wilayahnya mengukur tanah masyarakat.

"Dalam SKB 3 menteri itu, kan ada poin yang menyatakan bahwa kita masuk kategori III," ujarnya.

Andri juga menambahkan, bahwa khusus Desa Wasuponda mendapat jatah prona sebanyak 100 sertifikat.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook