alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

DPRD Makassar Dorong Humas OPD Studi Banding ke Media Profesional

Hatta Sujatmin
DPRD Makassar Dorong Humas OPD Studi Banding ke Media Profesional
Suasasana coffee morning Pimpinan DPRD Makassar bersama sejumlah pimpinan Media yang digelar di Rujab Ketua DPRD Makassar, Rabu, (30/10/2019). Foto: Sindonews/Hatta Sujatmin

MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menilai perlunya setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melakukan studi banding agar dapat memberikan informasi ke publik secara baik dan transparan.

Hal itu terungkap pada acara workshop kehumasan OPD se-Kota Makassar yang berlangsung di rumah jabatan (rujab) ketua DPRD Kota Makassar, Jalan Hertasning, Rabu, (30/10/2019).

Acara yang dirangkai coffee morning ini juga dihadiri sejumlah pemimpin media, baik cetak, elektronik, online sebagai panelis.



Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali mengatakan, humas OPD penting untuk melakukan studi banding agar dapat lebih paham mengenai penyajian, struktur, kerangka berita yang akan disuguhkan ke publik.

“Kalau perlu humas OPD studi banding ke media untuk mengetahui bagaimana kerja-kerja wartawan dalam menyajikan berita yang berkualitas serta sesuai standar jurnalistik,” jelas Ara sapaaan akrabnya.

Menurut Ara, humas OPD sangat berperan penting untuk mempublikasi seluruh inovasi dan program kerjanya, baik yang berlaku jangka pendek maupun jangka panjang.

Tak hanya itu, humas OPD merupakan perpanjangan tangan kepala daerah untuk melaksanakan pembangunan selama lima tahun. Bahkan, setiap SKPD yang memiliki program unggulan dapat diadopsi oleh daerah lain.

“Kami di DPRD Kota Makassar siap memberikan lampu hijau kepada seluruh humas OPD untuk melakukan studi banding, kalau perlu kita akan usulkan anggarannya,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kota Makassar Rudiyanto Lallo mengapresiasi setiap humas OPD melakukan studi bandinga agar sinergitas antara media dan humas dapat berjalan sesuai peruntukannya.

“Di era digital saat ini, sudah sepantasnya humas OPD lebih modern dan update lagi, apa yang harus disuguhkan dan ditampilkan lebih berkualitas serta dapat diterima masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, humas OPD dan kinerja DPRD Kota Makassar butuh kritikan yang membangun. Jangan hanya berita seromonial, tapi berita kritis pun perlu untuk mendapatkan keseimbangan antara legislatif dan eksekutif.

Untuk itu, pihaknya berharap semua humas OPD yang mengikuti workshop kehumasan ini dapat mengambil ilmu yang diberikan, agar humas OPD dapat memberikan berita-berita berkualitas.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook