alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Satpam Sekolah di Jeneponto Perkosa dan Ancam Bunuh Siswi SD

iNews.id
Satpam Sekolah di Jeneponto Perkosa dan Ancam Bunuh Siswi SD
Seorang satpam sekolah di Jeneponto dilaporkan memperkosa dan mengancam membunuh seorang siswi SD. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.

JENEPONTO - Seorang siswi kelas Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jeneponto, Sulsel, diperkosa petugas satuan pengamanan alias satpam di sekolahnya. Pelaku berinisial R (35) memperkosa korban SI (11) setelah sebelumnya mengancam akan membunuh korban. Kejadian itu terjadi pada Senin (28/10/2019) lalu.

SI mengaku diperdaya oleh R sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu, Selasa (29/10/2019) kemarin. Mulanya, sang sekuriti sekolah berpura-pura mengajak korban berboncengan sepeda motor untuk mengisi acara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin. Di tengah perjalanan, pelaku tiba-tiba menghentikan sepeda motor di lokasi sepi.

Pelaku mendadak mematikan lampu sepeda motor, lalu meminta korban turun. Saat itulah pelaku memperkosa korban sambil mengancam akan membunuhnya jika tak memenuhi keinginan pelaku.



Korban sempat berteriak dan melawan, namun tidak ada yang menolong karena jalan sepi. Setelah memperkosa SI, pelaku mengantar korban pulang ke rumahnya sekitar pukul 20.30 Wita. Dia kembali mengancam akan membunuh korban jika menceritakan perbuatan bejatnya.

“Saya sudah teriak, tapi tidak ada yang mendengar. Saya diancam dibunuh sama dia,” kata SI kepada polisi.

Keluarga korban berharap agar pelaku yang kabur setelah memperkosa korban segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Saat ini, korban trauma setelah diperkosa. “Dia masih kelas 6 SD dan harus menanggung beban ini seumur hidup. Kami minta polisi segera menangkap pelaku dan dia harus dihukum seberat-beratnya,” kata sepupu korban Iza.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman mengatakan polisi saat ini masih mengejar terduga pelaku pemerkosaan siswi SD itu. “Kami masih berupaya menangkap pelaku,” kata Boby Rachman.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook