alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Menristek Dorong Enrekang Jadi Sentra Produksi Daging Sapi Nasional

Aris Bafauzi
Menristek Dorong Enrekang Jadi Sentra Produksi Daging Sapi Nasional
Menristek Bambang Brodjonegoro mengunjungi Maiwa Breeding Centre Fakultas Peternakan Unhas di Enrekang. Foto: SINDOnews/Aris Bafauzi.

ENREKANG - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, mendorong Kabupaten Enrekang, Sulsel, menjadi sentra produksi daging sapi nasional. Toh, daerah ini memiliki potensi besar dan mendapatkan dukungan dari perguruan tinggi terkait pengembangan peternakan.

Harapan Bambang agar Enrekang mampu memenuhi kebutuhan daging sapi nasional diutarakannya di sela kunjungan ke Maiwa Breeding Center (MBC), Kamis (31/10/2019). MBC merupakan pusat peternakan sapi pedaging yang dikembangkan oleh Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

"Negara juga banyak bergantung pada Sulawesi Selatan dalam urusan kebutuhan pangan. Beras dan telur di Sidrap dan kini di Enrekang menjadi penghasil daging," ujar dia.



Bambang menyebut bila Enrekang mampu menjadi sentra produksi daging sapi nasional, maka Indonesia tidak perlu lagi impor. Untuk mewujudkannya, tentu mesti bertahap. "Kita masih banyak berharap daging sapi impor. Ya itu karena kebutuhan daging nasional masih jauh dari cukup. Daging lokal belum mampu memenuhi kebutuhan itu," jelas dia.

Dalam kunjungan langsung ke lokasi peternakan sapi di Enrekang, Bambang tak lupa berpesan agar peternak mampu menjaga dan meningkatkan kualitas daging. Diakui daging impor kualitasnya jauh di atas dibanding daging lokal.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando, sangat bersyukur karena Enrekang menjadi kunjungan perdana Bambang selama diamanahkan sebagai seorang Menristek. Ia lantas menjelaskan sapi yang diternak di MBC kurang lebih 1.000 ekor yang menjamin kehidupan perekonomian 200 Kepala Keluarga (KK) profesi peternak di kecamatan Maiwa."

"Selamat datang di Kabupaten Enrekang yang menjadi kunjungan perdana bapak Menristek. Kini sapi yang dipelihara sekitar 1.000 ekor dan pekerjanya ada sekitar 200 KK warga Maiwa. Sangat membantu ekonomi mereka," ujar Bupati Enrekang dua periode ini.

Kepada menteri, Muslimin berharap adanya bantuan penambahan jumlah sampel sapi peliharaan. Dari 1.000 ekor menjadi 10.000 ekor. Dengan begitu, kata dia, akan langsung dirasakan dampaknya terhadap 2.000 KK di Maiwa, bahkan daerah lain di Enrekang.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook