alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Permukiman Warga 5 Desa di Takalar Terancam Abrasi

Herni Amir
Permukiman Warga 5 Desa di Takalar Terancam Abrasi
Kondisi pemukiman warga di pesisir pantai Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar terncam diterjang abrasi. Foto: Istimewa

TAKALAR - Permukiman warga di lima desa di pesisir pantai Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, terancam oleh terjangan abrasi.

Air laut terus mengikis daerah pantai yang semakin mendekat ke wilayah tempat tinggal masyarakat yang masih dihuni. Warga setempat hanya mengandalkan karung berisi pasir sebagai upaya untuk menangkal abrasi.

Camat Galesong Saparuddin menuturkan, abrasi ini telah lama menjadi momok yang menakutkan bagi warga sekitar pantai setiap tahun.



Adanya kemarau panjang ditambah kondisi pantai yang dikeruk proyek tambang pasir menyebabkan abrasi kian tak terbendung.

Saparuddin menuturkan, hingga kini ada lima desa yang terancam diterjang abrasi di wilayah kecamatan Galesong.

"Mulai dari Desa Palallakkang, Desa Galesong Baru, Desa Galesong Kota, Desa Boddia, dan Desa Mappakalompo," ungkapnya, Jumat (1/11/2019).

Yang paling menyedihkan lanjutnya, yakni daerah perkuburan yang diterjang abrasi pada akhir tahun 2018 lalu. Tulang belulang hingga mayat bergelantungan akibat terjangan air laut ketika itu.

Saparuddin mengaku tak kuasa membendung ataupun mencegah terjangan abrasi ini. Sebab, anggaran pemerintah kecamatan atau pun desa tidak mencukupi.

"Kita butuh bantuan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Kita sudah beberapa kali mengajukan pertemuan dan bantuan kepada Bapak Gubernur," katanya.

Dia menuturkan, saat ini yang dibutuhkan untuk mencegah terjangan abrasi ini adalah pembangunan tanggul di sekitar pantai Galesong Takalar.

Tanggul ini nantinya berfungsi menahan ombak air laut. Dan pembangunan ini butuh anggaran miliaran untuk mencegah abrasi.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook