alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

100 Perusahaan Ikut Sosialisasi Alur Pelayanan dan Vokasi BPJAMSOSTEK

Suwarny Dammar
100 Perusahaan Ikut Sosialisasi Alur Pelayanan dan Vokasi BPJAMSOSTEK
BPJAMSOSTEK menggelar sosialisasi alur pelayanan dan vokasi Indonesia Bekerja kepada 100 perusahaan di Kota Makassar. Foto: Istimewa.

MAKASSAR - Badan Penyelenggaara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menggelar sosialisasi alur pelayanan dan vokasi Indonesia Bekerja kepada 100 perusahaan di Kota Makassar, Sulsel, Jumat (1/11/2019).

Sosialisasi ini dimaksudkan agar perusahaan memahami alur proses pelayanan dari empat program BPJAMSOSTEK. Selain itu, turut diperkenalkan Program Vokasi Indonesia Bekerja untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing pekerja Indonesia.

“Dengan program vokasi ini, karyawan yang berhenti bekerja, baik itu karena PHK, putus kontrak dan hal lainnya dapat diberikan pelatihan untuk memiliki keterampilan, sehingga ke depannya dapat kembali bekerja," kata Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Makassar, Dodit Isdiyono.



Ia menjelaskan untuk syarat program vokasi Indonesia Bekerja, karyawan yang berhenti tersebut minimal telah terdaftar selama satu tahun sebagai peserta BPJAMSOSTEK dan belum berusia 40 tahun.

Untuk program pelatihannya sendiri, lanjut dia, pihaknya memiliki beragam opsi sesuai minat pekerja. Mulai dari administrasi perkantoran, las, pertukangan, bengkel, akuntan, teknologi informasi dan lain-lain.

Program yang digagas oleh pemerintah pusat ini telah dilaunching pada 21 Agustus 2019 lalu. Sehingga, untuk pelatihan perdana, BPJAMSOSTEK Cabang Makassar ditargetkan tahun ini mampu menyerap 450 peserta.

"Yang baru terdaftar hingga saat ini 70 orang dan dijadwalkan akan mulai pelatihan pekan depan," ujar dia.

Selama pelatihan vokasi, peserta akan mendapatkan upah atau uang saku. Adapun jumlah uang saku yang diperoleh disesuaikan dengan UMP dasar untuk Kota Makassar.

Pada Kesempatan ini, Dodit juga menjelaskan terkait proses dan alur pelayanan dari empat program BPJAMSOSTEK. Rinciannya yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JPN).

Hingga 31 Oktober 2019, Dodit menuturkan BPJAMSOSTEK telah membayar klaim dengan nilai mencapai Rp43 miliar. Rinciannya yakni JHT sebesar Rp29 miliar, JKK sebesar Rp10,37 miliar, JKM sebesar Rp1,26 miliar dan JPN sebesar Rp2,46 miliar.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook