alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polres Pangkep Usulkan Anggaran Pengamanan Pilkada Senilai Rp7,7 Miliar

Muhammad Subhan
Polres Pangkep Usulkan Anggaran Pengamanan Pilkada Senilai Rp7,7 Miliar
Polres Pangkep telah mengusulkan anggaran pengamanan Pilkada 2020 dengan nilai Rp27,7 miliar. Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan

PANGKEP - Kepolisian Resor Pangkep mengusulkan anggaran pengamanan Pilkada tahun 2020 sebesar Rp7,7 miliar. Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga mengatakan, dokumen usulan anggaran pengamanan tersebut telah diserahkan kepada tim anggaran Pemkab Pangkep.

"Anggaran itu kami usulkan sangat detail, sampai asumsi jika diadakan pemungutan suara ulang (PSU) dan kondisi medan kepulauan yang sangat berat. Angka Rp7,7 miliar itu sangat tepat," kata Tulus Sinaga, Minggu (3/11/2019).

Meski begitu, Tulus mengatakan, pihaknya akan menerima berapapun nilai yang disetujui TAPD bersama badan anggaran DPRD dalam pembahasan RAPBD tahun 2020 nanti. Menurutnya, disetujui atau tidak nilai yang diusulkan, pihaknya tetap akan bekerja dengan baik.



"Saya yakin Pemda dan DPRD sudah memikirkan dengan matang bahwa mewujudkan Kamtibmas itu butuh cost," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Pangkep, Syamsuddin A Hamid kembali menegaskan soal nilai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang belum diterima oleh KPU dan Bawaslu Pangkep. Dalam NPHD yang telah ditandatangani Syamsuddin, anggaran Pilkada sebesar Rp26 miliar masing-masing untuk KPU sebesar Rp20 miliar dan Bawaslu Rp6 miliar.

"Hasil dari tim anggaran bisa naik bisa turun tergantung pada pembahasan RAPBD nanti. Sampai saat ini saya masih menghormati KUAPPAS yang sudah menganggarkan NPHD Rp26 miliar," ucap Syamsuddin.

Nilai yang ada dalam NPHD tersebut jauh di bawah usulan KPU Sebesar Rp34 miliar dan Bawaslu sebesar Rp14 miliar. Beberapa waktu lalu, baik KPU maupun Bawaslu menyatakan menolak NPHD yang telah diteken bupati.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook