alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Setahun Buron, Oknum Ojol Pelaku Curanmor Tersungkur Didor Polisi

Faisal Mustafa
Setahun Buron, Oknum Ojol Pelaku Curanmor Tersungkur Didor Polisi
Muhammad Verial alias Eril (21), ojol yang nyambi jadi pencuri kendaraan bermotor dibekuk tim Polda Sulsel setelah buron setahun. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pelarian pria yang bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) bernama Muhammad Verial alias Eril (21) selama hampir setahun, akhirnya terhenti di tangan tim Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Eril diringkus di jalan Muhajirin II, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sabtu (2/11/2019) tengah malam.

Bahkan, pria yang berdomisili di jalan Dg Muda, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate ini, harus menerima perawatan medis setelah satu peluru yang dilepaskan petugas menghantam betis kanan pelaku. Betis Eril didor lantaran berusaha kabur saat proses pengembangan.

"Anggota terpaksa melumpuhkan kaki kanan pelaku karena saat diturunkan dari mobil, Eril memberontak dan berusaha melarikan diri, saat tembakan peringatan diindahkan, anggota menindak tegas dan terukur pelaku, dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Minggu (3/11/2019).



Dari catatan kepolisian, pengemudi ojol ini pernah membawa kabur sepeda motor di jalan Dg Tata, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada 9 September 2018 lalu. Aksi itu dilakukan bersama rekannya Fahri yang telah menjalani proses hukum lebih dulu di Mapolsek Tamalate.

"Dia (Eril) ini telah lama kami cari, keduanya sudah satu tahun buron. Sementara rekannya berhasil kami bekuk lebih dulu pada pertengahan September 2019. Rekannya dibekuk bersama barang bukti sepeda motor merek Yamaha M3 yang kini berada di Mapolsek Tamalate," tutur Dicky Sondani.

Selain aksi pencurian kendaraan bermotor, menurut Dicky, pelaku juga mengaku pernah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan sebanyak tiga kali sejak di wilayah hukum Polsek Tamalate Kota Makassar.

"Aksi jambretnya pertama sekitar bulan Juli 2018 di jalan Dg Tata dan berhasil membawa kabur satu buah handphone merek Oppo, yah itu sama Fahri," beber Polisi berpangkat tiga bunga ini.

Kemudian aksi curas di jalan Cenderawasih, pada November 2018 dan berhasil membawa kabur satu unit handphone, dan aksi ketiganya pada awal Januari 2019 di jalan Dg Tata Raya, yang merampas sebuah tas berisi satu unit handphone dan uang tunai senilai Rp150.000.

"Dari pengakuannya hasil kejahatan curasnya itu dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pelaku kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, dan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," pungkasnya.

Saat ini oknum ojol ini harus menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut di Mapolsek Tamalate untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook