alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi: Pembunuh Sopir Taksi Online Keranjingan Game Online

Haryudi
Polisi: Pembunuh Sopir Taksi Online Keranjingan Game Online
FP (25) pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online di Bogor.Foto/SINDOnews/Haryudi

BOGOR - Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser, mengungkap motif pembunuhan terhadap sopir taksi online, Ahsanul Fauzi (31). Pelaku berinisial FP (25) yang kala itu menumpang taksi online ternyata ingin menguasai uang korban untuk keperluannya bermain game online.

Hendri menjelaskan FP sudah mengakui perbuatannya. Ia membunuh sopir taksi online itu karena panik saat hendak mengambil uang korbannya. Ahsanul sempat berteriak dan membunyikan klakson. Bahkan korban menggas mobil dalam posisi tinggi sehingga mengundang perhatian warga sekitar, terutama sekuriti bank.

FP pun langsung bergegas kabur lewat pintu kiri mobil dan menaiki ojek. Dibenarkannya pula bahwa pelaku sudah kecanduan game online. "Pelaku terdorong menguasai uang korban, karena keranjingan dengan game online yang menghasilkan uang," jelas Hendri di Mapolresta Bogor Kota, Senin (04/11/2019).



Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota, AKP Niko N Adi Putra, menambahkan dari hasil pendalaman ternyata pelaku membutuhkan uang untuk memperbaiki laptopnya. "Sebab laptopnya adalah sarana yang digunakan pelaku untuk mendapatkan uang melalui game online. Nah, game online itu satu-satunya sumber pendapatan dia untuk mendapatkan uang, tidak ada lagi," kata Niko.

Pada saat perencanaan melakukan perampokan dan pembunuhan, pelaku sudah merancang segala persiapannya. Mulai dari cara memesan taksi online, makan di salah satu warung makan pecel lele dan membeli cutter untuk melukai sasaran.

"Pembayaran ongkos korban dari lokasi jemput di BNR ke lokasi antar hanya Rp46.000 pada saat itu pelaku sudah memiliki uang. Namun untuk mengincar uang korban, pelaku ke ATM mencari pecahan Rp100.000. Dan pelaku berharap pada saat kembalian ongkos korban megeluarkan dompet," ujarnya.

Susuai dengan rencana, korban mengeluarkan dompet pada saat mengembalikan uang pelaku. "Benar korban mengeluarkan dompetnya. Dan pelaku mengetahui jumlah yang kira-kira cukup menservis laptopnya," tandasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook