alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ismak dan Irianto Kompak Bahas Solusi Masalah Perkotaan

Muhaimin
Ismak dan Irianto Kompak Bahas Solusi Masalah Perkotaan
Muhammad Ismak (kanan) saat melakukan diskusi mengenai persoalan perkotaan di salah satu cafe di Makassar. Foto: SINDOnews/Muhaimin

MAKASSAR - Dua bakal calon Wali Kota Makassar, Muhammad Ismak dan Irianto Andi Baso Ence kompak fokus pada masalah pengelolaan perkotaan di Makassar.

Ismak yang menggelar diskusi dengan tema “Benahi Makassar dari Kesemrawutan” mengaku, ingin menciptakan pemerintahan yang disiplin. Dia pun menegaskan, bahwa setiap pelanggaran yang muncul, harus ditindak oleh pihak berwajib.

“Sekali membiarkan pelanggaran yang dilakukan maka akan terulang. Olehnya itu melanggar harus ditindak," tegasnya dalam diskusi yang berlangsung di salah satu kafe di Makassar, Senin (4/11/2019).



Ketua Umum DPP Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) ini memandang, kesemrawutan yang terjadi di Makassar, karena kesalahan pengelolaan. Sehingga perlu adanya ketagasan dalam pengawasan penataaan perkotaan.

"Penegakan regulasi harus dilaksanakan, jika tidak, ke depan akan hancur. Penduduk Makassar mungkin sudah lama tidak sadar. Tidak ada pengendalian pembangunan. Mungkin setelah air kurang, baru dirasa,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, mulai saat ini kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan pun harus terus digaungkan. Karena menurutnya, lingkungan dan tatanan perkotaan juga saling berkesinambungan.

"Isu lingkungan, kita jauh tertinggal dan harus segera dimulai. Seperti di Bali sudah tidak menggunakan kantong plastik. Meski hal itu tidak mudah, tapi harus dilakukan sejak saat ini," jelasnya.

Sementara itu, Irianto belajar pengelolaan perkotaan di tiga kota besar di luar negeri. Yakni Dubai dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, serta Moskow di Rusia.

Dia mengaku memilih Rusia lantaran kota ini disebut-sebut sebagai paru-paru Eropa. Belum lagi negara ini memiliki perpustakaan terbesar kedua di dunia.

"Saya serius akan mencermati dan belajar perkembangan tata kota dari aspek perkotaannya. Pengelolaan perpustakaannya dan pengelolaan keuangan serta pariwisatanya,” bebernya.

Dalam perjalanannya, advokat senior ini juga tak lupa melakukan silaturahmi dengan Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia, Mohamad Wahid Supriyadi.

“Kami juga sharing dan menyinggung mengenai transportasi perkotaan yang baik,” kata Irianto mengakhiri.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook