alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cabuli dan Gasak Ponsel IRT di Sidrap, Sukri Diciduk saat Pesta Miras

Faisal Mustafa
Cabuli dan Gasak Ponsel IRT di Sidrap, Sukri Diciduk saat Pesta Miras
Seorang pria di Sidrap ditangkap usai mencabuli dan merampok ponsel seorang ibu rumah tangga. Foto: Istimewa.

SIDRAP - Perbuatan Sukri alias Kelli (32) warga Desa Bendoro, Kecamatan Wattang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulsel ini sungguh keterlaluan. Ia diduga melakukan pencabulan dan pencurian dengan kekerasan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial Da (40).

Sukri akhirnya dibekuk di rumahnya, Selasa (5/11/2019) bersama rekannya yang merupakan penadah hasil curian, Darwis. Mereka diciduk setelah tim gabungan Polres Sidrap dan Polda Sulsel lebih dulu menangkap rekannya yang lain, Nasir, yang juga berstatus penadah.

Sukri dan Darwis ditangkap saat sedang pesta minuman keras alias miras jenis ballo. Mereka diduga menggunakan uang hasil penjualan telepon seluler (ponsel) yang digasaknya dari korban. Ponsel merek Vivo Y71 itu dijual Sukri ke Darwis seharga Rp500.000, lalu dijual lagi ke Nasir seharga Rp600.000.



"Alhamdulillah setelah hampir dua minggu melakukan penyelidikan dan pengintaian kami berhasil membekuk pelaku pencurian yang dikenal cukup sadis. Bersamanya kami bekuk dua penadah," kata Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Benny Pornika kepada SINDOnews, Selasa (5/11/2019)..

Benny menjelaskan Sukri melancarkan aksinya pada Senin 14 Oktober 2019 lalu. Ia menyelinap masuk ke rumah korban. Ia lantas melakukan pencabulan terhadap sang IRT yang sedang tertidur di kamarnya. Sukri diketahui meraba bagian sensitif tubuh korban.

"Korban yang terbangun, lalu berteriak. Kemudian datang anak lelakinya. Pelaku ini malah mencekik anaknya lalu kabur serta mengambil handphone yang berada di atas lemari kamar korban, lalu kabur menggunakan sepeda motor," terang Benny.

Di hadapan penyidik, pelaku mengakui perbuatannya yang mengambil ponsel dan berusaha mencabuli IRT serta mencekik leher anak lelaki korban.

"Untuk sementara kita sangkakan pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Saat ini pelaku masih sementara diriksa di kantor (Mapolres Sidrap)," pungkasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook