alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

UMK Pangkep 2020 Mulai Dirumuskan, Diperkirakan Naik 8.51 Persen

Muhammad Subhan
UMK Pangkep 2020 Mulai Dirumuskan, Diperkirakan Naik 8.51 Persen
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep tengah merumuskan Upah Minimun Kabupaten (UMK) Pangkep tahun 2020 mendatang. Foto : SINDOnews/Ilustrasi

PANGKEP - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep tengah merumuskan Upah Minimun Kabupaten (UMK) Pangkep tahun 2020 mendatang. 
"Ini sudah kita rumuskan bersama dewan pengupahan, dan juga dari perwakilan pihak perusahaan di Pangkep. Dan ini sementara kita usulkan ke Pemerintah Provinsi Sulsel," ungkap Kepala Dinas (Kadis) Ketenagakerjaan Pemkab Pangkep, Jufri Andi Baso, Kamis (07/11/2019).

Menurut Dia, perumusan UMK Pangkep mengacu pada Tingkat Inflasi dan Pertumbuhan Domestik Bruto Tingkat Inflasi Nasional tahun 2019 sebesar 3,32 persen serta Pertumbuhan Ekonomi Nasional tahun 2019 sebesar 5,19 persen. Yang artinya, terdapat kenaikan sebesar 8.51 persen.

"UMK Pangkep tahun berjalan saat ini yakni sebesar Rp2.941.000, dan sudah ditetapkan dan diusulkan ke Pemerintah Provinsi sebesar Rp. 3.191.279. Jika itu diterima dan disahkan oleh Pemprov maka UMK Pangkep senilai itu nantinya dan diterapkan per Januari 2020,"jelasnya.



Ditambahkan, perusahaan wajib menerapkan UMK tersebut, khususnya di Kabupaten Pangkep. Dengan kriteria, perusahaan yang memiliki omset sebesar Rp250 juta.

"Yang pasti aturannya jelas, jika terdapat perusahaan yang kriterianya memenuhi untuk UMK tersebut. Dan tidak diterapkan, maka sanksi terberatnya adalah pencabutan izin usaha. Di Pangkep, ini rata-rata perusahaan tambang marmer dan itu semua memenuhi kriteria omset Rp. 250juta,"pungkasnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook