alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Lumpuhkan Residivis Pengedar Sabu di Makassar

Faisal Mustafa
Polisi Lumpuhkan Residivis Pengedar Sabu di Makassar
Fahrul alias Igo (33) sesaat setelah menjalani perawatan di RS Bhayangkara Makassar. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Jajaran Satreskoba Polrestabes Makassar terpaksa melumpuhkan seorang pria bernama Fahrul alias Igo (33), terduga pengedar narkoba jenis sabu, Minggu (10/11/2019) pukul 01.30 Wita.

Fahrul dilumpuhkan lantaran berusaha kabur dengan mendorong petugas ketika dilakukan pengembangan pencarian barang bukti.

"Jadi saat dilakukan pengembangan mengarah ke Kabupaten Gowa, Igo mencoba memberikan keterangan palsu sebanyak dua kali, dalam perjalanan ke lokasi ketiga, pelaku mendorong petugas sehingga sangat terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur di bagian kaki kiri sebanyak dua kali, setelah sebelumnya tembakan peringatan tidak diindahkan," kata Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika di Rumah Sakit Bhayangkara, jalan Mappaodang.



Diari melanjutkan, Igo sebelumnya diamankan di jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sabtu (9/10/2019) sekitar pukul 10.30 Wita. Igo ditangkap dari hasil pengembangan dari dua orang yang ditangkap terlebih dahulu yakni Akbar (31) dan Rafli (23).

Saat Akbar dan Rafli diamankan, polisi menemukan barang bukti 47 saset sabu seberat 46 gram, alat hisap, korek gas, tiga buah sendok sabu, dan satu timbangan digital. Keduanya ditangkap di jalan Hartaco, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Jumat (8/11/2019).

"Di TKP awal (Jalan Hartaco) kita berhasil amankan 46 sachet sabu dari dua pengguna sekaligus pengedar yang mengaku membeli dari Igo dengan panjar Rp35 juta. Nah Igo ini juga menguasai jaringan pemasok dan pengedar sabu di Kota Makassar dan telah kita telusuri ada kemungkinan mengarah ke Lapas Bollangi," tegas Diari.

Dia menambahkan, Igo merupakan residivis yang sebelumnya ditangkap dengan kasus yang sama.

"Igo ini sudah pernah ditangkap lima tahun lalu, dan menjalani vonisnya hanya 1,6 bulan. Dia sudah kali tertangkap dengan kasus yang sama. Tapi kita akan terus dalami lagi kasus ini," pungkasnya.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook