alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

12 Tahun Terakhir, 112 Pelanggaran Kebebasan Beragama di Sulsel

Raka Dwi Novianto
12 Tahun Terakhir, 112 Pelanggaran Kebebasan Beragama di Sulsel
Setara Institute mencatat ada 112 pelanggaran kebebasan beragama di Sulsel dalam kurun 12 tahun terakhir. Foto/Ilustrasi/Istimewa

JAKARTA - Pelanggaran kebebasan beragama atau berkeyakinan di Indonesia masih tergolong tinggi. Hal itu merujuk data terbaru yang dirilis Setara Institute, Senin (11/11/2019). Dalam kurun waktu 12 tahun terakhir, tercatat ada 2.400 peristiwa pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan dengan 3.177 tindakan.

"Jika data longitudinal tersebut diturunkan ke dalam satuan waktu yang lebih spesifik, berarti terjadi 16,7 peristiwa dengan 22,1 tindakan dalam sebulan atau 4,2 peristiwa dengan 5,5 tindakan per pekan," ujar Direktur Riset Setara Institute, Halili, dalam paparannya di sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Halili mengungkapkan pelanggaran-pelanggaran terhadap kebebasan beragama/berkeyakinan selama kurun waktu 12 tahun terakhir menyebar di seluruh Provinsi di Indonesia. Sulawesi Selatan (Sulsel) sendiri berada di urutan keenam daerah dengan tingkat pelanggaran tertinggi.



Dia memaparkan Provinsi Jawa Barat menempati urutan pertama dengan tingkat peristiwa pelanggaran tertinggi di angka 629 peristiwa, kemudian disusul DKI Jakarta di angka 291 peristiwa dan Jawa Timur di posisi ketiga sebanyak 270 peristiwa.

"Jawa Tengah 158 peristiwa, Aceh 121 peristiwa, Sulawesi Selatan 112 peristiwa, Sumatera Utara 106 peristiwa, Sumatera Barat 104 peristiwa, Banten 90 peristiwa dan NTB 76 peristiwa," katanya.

Dia memaparkan jika spektrum waktunya dipersempit menjadi lima tahun terakhir dalam Pemerintahan Presiden Joko Widodo terlihat adanya pergeseran provinsi.

Menurut dia, Provinsi Jawa Barat masih menempati urutan pertama dengan tingkat peristiwa pelanggaran tertinggi di angka 162 peristiwa, kemudian disusul DKI Jakarta di angka 113 peristiwa dan Jawa Timur di posisi ketiga sebanyak 98 peristiwa.

Jawa Tengah 66 peristiwa, Aceh 65 peristiwa, Sulawesi Selatan 27 peristiwa, Sumatera Utara 28 peristiwa, Sumatera Barat 23 peristiwa, Banten 36 peristiwa.

Dalam data lima tahun terakhir, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta masuk 10 besar provinsi dengan tingkat pelanggaran KKB tertinggi, sementara tingkat pelanggaran di NTB menurun. "DI Yogyakarta di angka 65, sebelumnya tidak masuk 10 besar," pungkasnya.



(tyk)

loading...
Berita Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook