alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Ciduk Garong Bermodus Pinjam Ponsel di Makassar

Faisal Mustafa
Polisi Ciduk Garong Bermodus Pinjam Ponsel di Makassar
Polisi meringkus dua kawanan garong bermodus pinjam ponsel di Kota Makassar. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Tim Resmob Polsek Tamalanrea membekuk dua garong bermodus intimidasi dan pinjam telepon seluler (ponsel). Keduanya yakni Al (17) dan SU (19) ditangkap di dua tempat berbeda di Kota Makassar, Sulsel, pada Senin (11/11/2019) dini hari.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, menjelaskan keduanya ditangkap karena melakukan pencurian di Jalan Poros BTP, tepatnya di depan SMPN 30 Makassar. Mereka juga diketahui kerap melakukan pencurian dengan kekerasan di wilayah Tamalanrea.

Indratmoko menyebut pihaknya lebih dulu menciduk Al yang sedang bermalam di sebuah wisma di Jalan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan ponsel yang diduga milik korban.



"Kemudian dikembangkan untuk mencari rekannya di Jalan Telkomas Raya, Kecamatan Biringkanaya didapati pelaku SU sedang terlelap tidur. Kemudian keduanya dibawa ke Polsek Tamalanrea guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Indratmoko.

Dia menambahkan kedua pelaku dilaporkan dua pelajar SMP Negeri 30. Korban pertama yakni By (13) yang ponselnya dibawa kabur pada 25 Maret 2019 dan Rs (15) yang kehilangan handphone pada 21 Oktober 2019. Kedua korban mengalami pencurian saat hendak pulang sekolah.

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsul Bakhtiar, menceritakan modus kedua pelaku mengincar pelajar yang sedang menunggu jemputan. Lalu mereka datang dan menuduh bahwa korban yang memukul adik mereka, sebelum meminjam ponsel untuk menelepon.

"Setelah menuduh korban, kedua pelaku kemudian meminta HP korban untuk menghubungi adik pelaku. Setelah diberikan keduanya langsung kabur" katanya.

Dari hasil interogasi, kedua pemuda bertetangga di Jalan Katimbang ini mengakui perbuatannya telah membawa kabur handphone kedua korban. Selain itu kedua pelaku juga mengakui melakukan curas di wilayah BTP sebanyak 8 kali. Hasil curiannya biasanya langsung dijual via media sosial.

"Selain dijual pengakuannya, beberapa ponsel curian dibarter dengan narkoba jenis sabu. Pengakuannya ada di dua bandar di wilayah hukum Panakkukang dan Kabupaten Maros. Kita koordinasikan dulu sama Satreskoba Polrestabes Makassar untuk dugaan penyalahgunaan narkobanya," tegasnya.

Saat ini kedua pelaku bersama barang bukti sebuah ponsel merek Oppo A30s milik korbannya di amankan di Polsek Tamalanrea guna penyidikan lebih lanjut.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook