alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bapenda Makassar Target Pendapatan Asli Daerah Capai Rp2 Triliun

Vivi Riski Indriani
Bapenda Makassar Target Pendapatan Asli Daerah Capai Rp2 Triliun
Bapenda Makassar menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar bisa mencapai Rp2 triliu. Foto: Sindonews/Ilustrasi

MAKASSAR - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar pada tahun 2020 mendatang ditarget sebesar Rp2 triliun. Angka ini meningkat kurang lebih Rp400 miliar dibanding tahun lalu yang hanya berkisar Rp1,6 trilun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan optimistis bisa mencapai target tersebut. Menurur dia, program optimalisasi pendapatan melalui sistem online yang dilakukan oleh Korsupgah KPK memberikan dampak positif terhadap peningkatan PAD Kota Makassar.

Hal itu dilihat dari meningkatnya pendapatan penerimaan pajak daerah beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun, hingga Juni 2019 penerimaan pajak daerah mencapai Rp409,80 miliar. Namun, angka itu mengalami peningkatan hingga Rp813,45 miliar atau surplus 4,46% dalam kurun waktu empat bulan terakhir yakni Juli hingga Oktober 2019.



"Sebelum diberlakukan rata-rata pendapatan kita cuma Rp60 miliar per bulan dan setelah diberlakukan meningkat hingga di atas Rp100 miliar per bulan," kata Irwan.

Dia menyatakan untuk mencapai target Rp2 triliun pihaknya akan mengoptimalkan pemasangan alat perekam pajak. Kata Irwan, saat ini sudah ada 502 unit alat yang terpasang di empat jenis pajak yakni hotel, restoran, parkir dan hiburan.

TMD sebanyak 136 unit, tiping box 92 unit, barebone 101 unit, dan MPOS 173 unit. "Sistem online ini akan kita terapkan secara menyeluruh, bahkan sampai akhir tahun nanti kita akan tambah alat sampai 600 unit, dan tahun depan akan kita tambah terus sehingga potensi pendapatan otu bisa kita gali," ungkapnya.

Selain empat jenis pajak itu, pihaknya juga terus menggenjot jenis Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Sebab menurut dia kedua jenis pajak ini memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan PAD Kota Makassar.

Sehingga, kedua jenis pajak ini juga akan menjadi fokus utama Bapenda untuk mencapai target Rp2 triliun di tahun mendatang. Termasuk menyasar jenis pajak Air Bawah Tanah (ABT) dan Reklame hingga akhir tahun nanti.

"PBB ini kita sudah mulai melakukan kajian terhadap NJOP di 1000 bidang tanah dan hasilnya ada peningkatan yang signifikan terhadap potensi PBB, kalau itu sudah bagus dan mendekato harga pasar berarti potensi untuk BPHTB juga ikut meningkat," jelasnya.

Tidak hanya berfokus pada pemasangan alat, bekerjasama dengan Satpol PP pihaknya intens mengawasi alat perekam pajak yang telah terpasang. Jika dalam pengawasannya ada temuan maka pihaknya akan memberikan teguran ke wajib pungut pajak yang tidak menggunakan alat perekam dengan baik dan benar.

Bahkan pihaknya tidak segan-segan akan memasang stiker ataupun spanduk kepada wajib pungut pajak yang tidak mengindahkan surat teguran itu.

"Kita kasih mereka teguran satu sampai tiga kali kalau tetap tidak koopratif kita kasih tanda. Bahkan, kalau tetap juga tidak melakukan pembayaran kita usul ke kejaksaan untuk ditindak, kalau tetap ngotot pada akhirnya usahanya akan ditutup," tegas Irwan.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook