alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Demi Judi Online, 2 Pemuda di Makassar Nekat Curi Ponsel

Faisal Mustafa
Demi Judi Online, 2 Pemuda di Makassar Nekat Curi Ponsel
Dua pemuda di Makassar nekat mencuri ponsel dan uang tunai di indekos demi bermain judi online. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Tim Khusus Polsek Rappocini meringkus Fuad Fahreza alias Didit alias Dodit (22) dan Fathurahmat alias Fathur (21) atas laporan kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Kedua pemuda yang berdomisili di Jalan Toddopuli 10 ini diciduk di dua tempat berbeda di Kota Makassar, Senin (11/11/2019) kemarin.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, mengungkapkan mereka ditangkap setelah mencuri telepon seluler (ponsel) dan uang tunai Rp 700 ribu di sebuah indekos di Jalan Pelita Raya pada Jumat pekan lalu. Kedua pemuda ini melakoni kejahatan itu demi judi online.

Indratmoko menjelaskan dalam pengungkapan kasus curat ini, kejahatan pelaku terbongkar berkat rekaman kamera pengawas alias CCTV. Polisi lantas bergerak cepat dan berhasil menangkap Fathur di bengkel tempatnya bekerja di Jalan Karunrung. Selanjutnya, Fathur menunjuk lokasi rekannya, Didit.



"Rekannya kita temukan di rumahnya Jalan Toddopuli 10 saat tertidur lelap. Lalu dilanjutkan mencari barang bukti motor yang digunakan keduanya beraksi, dan berhasil kita dapatkan di rumah pelaku pertama (Fathur)," Papar Indratmoko.

Untuk mendapatkan keterangan mendalam, kedua pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Rappocini. Kepada petugas keduanya mengakui beraksi ketika korbannya sementara di kamar mandi. Para pelaku lalu masuk dan langsung menggasak ponsel dan uang tunai Rp700 ribu yang berada di dalam dompet milik korban.

"Kemudian mereka menjual ponsel korban kepada seseorang di Jalan Pannampu seharga Rp 250.000. Uang hasil penjualan tersebut dibagi dua, sementara uang tunai sebesar Rp 700.000 digunakan untuk judi online," tegas polisi berpangkat dua bunga ini.

Selain itu, di hadapan penyidik, mereka juga mengakui telah melakukan sejumlah aksi pencurian secara bersama-sama di wilayah Kecamatan Rappocini. Tak hanya menggasak ponsel, kawanan ini juga pernah mencuri sepatu merek Adidas kemudian sepatu itu dijual ke salah satu karyawan minimarket di Jalan Borong Raya seharga Rp50 ribu.

“Jadi sudah tiga kali mereka melakukan aksi pencurian. Dan mereka banyak beroperasi di wilayah Kecamatan Rappocini sejak Juni 2019," pungkas Indratmoko.

Atas perbuatannya kedua pemuda ini harus meringkuk di tahanan Mapolsek Rappocini guna menjalani proses hukum lebih lanjut, berdasarkan dua laporan pengaduan nomor 562/VI/2019/Polsek Rappocini kemudian aduan nomor 1084/XI/2019/Polsek Rappocini.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook