TOPIK TERPOPULER

Rekanan Geser Titik Nol Pengerjaan Penguatan Tebing Sungai Kandoa

Chaeruddin
Rekanan Geser Titik Nol Pengerjaan Penguatan Tebing Sungai Kandoa
Proyek rekonstruksi penguatan tebing Sungai Kandoa. Rekanan akhirnya menggeser titik nol pengerjaan proyek setelah ditegur BPBD Luwu. Foto: SINDOnews/Chaeruddin

LUWU - PT Macca Mulia Dinamis akhirnya menggeser titik nol pengerjaan proyek penguatan tebing Sungai Kandoa. Keputusan ini diambil setelah mendapat teguran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

PT Macca Mulia Dinamis menggeser titik nol proyek ke perbatasan Desa Puty dan Desa Raja, Kecamatan Bua. Sebelumnya, PT Macca Mulia Dinamis memulai pengerjaan di wilayah Desa Raja, sekitar 300 meter dari batas desa, meskipun proyek ini disebutkan tercatat dalam wilayah Kandoa, Desa Puty.



Baca juga: BPBD Tegur Rekanan Proyek Penguatan Tebing Sungai Kandoa

Sekretaris BPBD, Aminuddin Alwi kembali menegaskan, rekanan harus memulai proyek ini di Desa Puty, melakukan penguatan tebing sepanjang sisi selatan Sungai Kandoa.

"Sudah kami tegur dan dua kali lakukan rapat dengan rekanannya. Kami tegaskan, proyek penguatan tebing Sungai Kandoa harus dimulai di Sungai Kandoa, hingga ke hilir mengerjakan sesuai volume pekerjaan yang tertera di RAB (rencana anggaran biaya)," ujarnya.

Dari pantauan SINDOnews, sekitar 50 meter fondasi telah dikerjakan oleh rekanan di Desa Raja, sebelah Utara Sungai Balambang sebagai terusan Sungai Kandoa ke hilir. Diduga kuat, titik ini tidak masuk dalam RAB.

Baca juga: Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Luwu, Satu Warga Meninggal



Gazali selalu PPK proyek penguatan tebing Sungai Kandoa menjelaskan, dalam RAB tercatat proyek ini titiknya di Desa Puty, karena disebutkan Sungai Kandoa. Namun menurutnya, tidak keliru jika proyek ini dikerjakan dari hilir, meski masuk dalam wilayah Desa Raja.

"Kami melihatnya bahwa Sungai Balambang masih terusan dari Sungai Kandoa meski beda desa. Kami tidak melihat wilayah tetapi melihat daerah aliran sungai atau DAS. Jadi tidak keliru jika rekanan mengerjakan dari hilir atau Desa Raja," ujarnya.

Baca juga: Sekda Luwu Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung

Berdasarkan papan proyek di lokasi menyebutkan, proyek rekonstruksi penguatan tebing sungai dikerjakan oleh PT Macca Mulia Dinamis dengan nilai kontrak sebesar Rp2,850 miliar dengan masa pekerjaan selama 180 hari kalender atau sekitar 6 bulan.

Sementara itu yang menjadi konsultan pada proyek ini, PT Tanelf Arthan Sejahtera. Papan informasi ini tidak menyebutkan volume pengerjaan, berapa meter fondasi yang akan dikerjakan.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!