alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Terekam CCTV, Pencuri Bahan Bangunan di Halaman Sekolah Diciduk

Faisal Mustafa
Terekam CCTV, Pencuri Bahan Bangunan di Halaman Sekolah Diciduk
Polisi menangkap dua pencuri alat pertukangan dan bahan bangunan di halaman SD Mongisidi 1 Kota Makassar. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Kepolisian Sektor (Polsek) Makassar akhirnya mengungkap kasus pencurian alat pertukangan dan bahan bangunan di SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 Makassar. Terungkap, pelakunya adalah sekuriti sekolah, Amran (40) dan buruh bangunan, Syamsuddin Dg Tompo (32).

Tim Opsnal Polsek Makassar menciduk keduanya di kediamannya masing-masing di Jalan Kerung-kerung dan Jalan Maccini Kidul, Senin (11/11/2019) kemarin. Mereka pun tidak bisa membantah lantaran aksinya terekam kamera pengawas alias CCTV yang terpasang di sekolah.

Kapolsek Makassar, Kompol Kodrat Muhammad Hartanto, mengatakan kasus pencurian ini dilaporkan oleh pemborong yang merenovasi SD tersebut. Korban baru mengetahui bahwa bahan bangunan yang tersimpan di halaman sekolah hilang dan berkurang setelah datang mengecek pada Minggu (10/11/2019) lalu.



"Korban mengaku kehilangan 53 lembar seng, satu buah gurinda dan satu mesin serut kayu. Setelah dilakukan penyelidikan dugaan mengarah ke kedua pelaku yag tertangkap ini," kata dia, Selasa (12/11/2019).

Dijelaskan Hartanto, usai menerima laporan kasus pencurian tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Polisi memeriksa sejumlah saksi dan mengecek rekaman kamera pengawas, dimana terlihat pelaku menggasak bahan bangunan yang disimpan di halaman sekolah.

"Ini dilaporkan pada Minggu, 10 November 2019. Anggota kemudian memeriksa CCTV. Dari keterangan pelapor dikenalilah kedua pelaku ini. Kemudian didapatkan informasi keberadaan Amran, langsung kita ringkus. Selanjutnya dilakukan penunjukan kepada rekannya (Syamsuddin) dan berhasil kita amankan beserta barang bukti," terang dia.

Hartanto menyebut para pelaku ini ditangkap tanpa perlawanan dengan barang bukti hasil curiannya. "Dari hasil interogasi mereka membenarka telah melakukan pencurian di halaman sekolah SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 Makassar, pada dini hari saat sekolah lagi sepi. Aksinya mulus karena pelaku salah satunya adalah sekuriti," tuturnya.

Atas perbuatannya, Amran dan Syamsuddin diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook