alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dikabarkan Berpaket dengan Prof Akbar Silo, Ini Sosok Daeng Marowa

Tim Sindonews
Dikabarkan Berpaket dengan Prof Akbar Silo, Ini Sosok Daeng Marowa
Presiden Direktur PT Prime Strategy Indonesia, Daeng Marowa, dikabarkan akan berpaket dengan Prof Akbar Silo pada Pilkada Selayar 2020. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Konstelasi politik di Kabupaten Kepulauan Selayar bergerak dinamis menjelang Pilkada Serentak 2020. Perhatian publik tidak hanya tertuju pada bakal calon bupati, tapi juga sosok pendampingnya alias 02. Sejumlah nama kini bermunculan. Salah satunya Daeng Marowa, Presiden Direktur PT Prime Strategy Indonesia, sebuah perusahaan multinasional yang berafiliasi ke Jepang.

Daeng Marowa yang juga Sekjen Persatuan Masyarakat Selayar (Permas) wilayah Jakarta dan Jawa Barat, sejatinya bukanlah sosok yang lekat dengan aktivitas politik. Namun, belakangan ini namanya kerap dikaitkan dengan Prof Akbar Silo, kandidat kuat penantang petahana di Bumi Tanadoang-julukan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Bakal Calon Bupati Kepulauan Selayar, Prof Akbar Silo, pun tidak menampik tengah menjajaki kemungkinan berpaket dengan Daeng Marowa. “Saat ini belum ada kandidat yang betul-betul defenitif dan Daeng Marowa masuk radar tim kita,” ujar dia, dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Selasa ( 12/11/2019 ).



Pada kesempatan berbeda, Daeng Marowa pun mengaku siap pulang kampung membangun Selayar jika dibutuhkan. Alumnus SMA 1 Benteng ini ingin mengabdi dan mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya untuk kemajuan daerah asalnya. “Meskipun politik bukan dunai saya, tapi saya melihat ini sebagai kesempatan untuk mengabdi," ujarnya.

Daeng Marowa sendiri memiliki rekam jejak pendidikan yang cukup baik. Ia pernah mengecap pendidikan di tiga perguruan tinggi ternama di tanah air ini, sebelum direkrut oleh BJ Habibie untuk study di luar negeri. Tiga PTN yang menjadi 'persinggahan' Daeng Marowa sebelum melanglangbuana ke Negeri Sakura adalah Unhas, IPB Bogor dan ITB.

Birokrat vs Akademisi/Profesional?

Menilik peta politik di Selayar pada akhir-akhir ini, pilkada tahun depan diprediksi hanya akan diikuti dua pasangan alias head to head. Jika calon petahana, Basli Ali, mendeklarasikan diri berpasangan dengan mantan Wakil Bupati Kepulauan Selayar periode 2010-2015, Syaiful Arief, Prof Akbar Silo sendiri relatif belum mengarahkan pilihan ke salah satu figur.

Namun, jika Prof Akbar Silo merangkul Daeng Marowa sebagai pasangan, maka pertarungan birokrat VS akademisi dan professional akan terjadi di Selayar. Basli Ali adalah anggota DPRD Kepulauan Selayar sebelum menjabat Bupati pada periode 2016-2021. Sementara Prof Akbar Silo merupakan Guru Besar Universitas Cendrawasih.

Adapun Daeng Marowa adalah seorang profesional di bidang teknologi informasi. Menamatkan S1 dan S2 di Jepang, ia telah menggeluti sejumlah aktivitas dan keahlian di bidang IT seperti sofftware dan server engineer, sebelum akhirnya pulang ke Tanah air pada 2006. Saat ini, ia bermukim di Jakarta untuk merintis usaha di bidang pengembangan piranti lunak.

Munculnya figur-figur baru di Selayar jelang Pilkada 2020 sejatinya telah memberi warna tersendiri. Kontestasi ini menjadi jalan bagi putra daerah asal Selayar yang sukses dan kini berkiprah di luar daerah untuk pulang kampung membangun tanah kelahirannya, seperti yang siap dilakoni Daeng Marowa.

Daeng Marowa yang juga menjabat unsur ketua pada Komunitas Alumni Jepang di Indonesia (KAJI) menyampaikan prinsip BJ Habibie senantiasa dipegangnya. Seperti idola dan panutannya itu, ia siap pulang kampung bila memang dibutuhkan guna mengabdi membangun daerah, bangsa dan negara.

“Seperti kata pak Habibie yang menjadi Bapak intelektual saya, jika dibutuhkan oleh bangsamu, pulanglah,” ujarnya.

Daeng Marowa mengaku akan memanfaatkan jejaring dan kompetensi yang dimilkinya untuk menjadikan Kepulauan Selayar terdepan dalam berbagai aspek, terutama dalam pengembangan IT dan investasi.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook