TOPIK TERPOPULER

40 Pengawas ASN di Lingkup Pemkot Palopo Ikuti Pelatihan

Chaeruddin
40 Pengawas ASN di Lingkup Pemkot Palopo Ikuti Pelatihan
Wali Kota Palopo HM Judas Amir saat membuka pelatihan kepemimpinan angkatan III untuk Pengawas ASN di Pemkot Palopo. Foto: Sindonews/Chaeruddin

LUWU - Sebanyak 40 orang pengawas Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, mengikuti pelatihan kepemimpinan pengawasa angkatan III, Rabu, (24/2/2021).

Kegiatan yang agendanya berjalan selama 4 bulan yakni hingga 10 Juni mendatang dibuka langsung oleh Wali Kota Palopo, HM Judas Amir.

Wali Kota Palopo HM Judas Amir, menyampaikan selamat dan berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan baik agar nampak kualitas mereka setelah mengikuti pelatihan, ada nilai tambah dalam mengimplementasikan tugas sehari-hari.

Baca Juga: Judas Amir Harap Kota Palopo Jadi Daerah Bebas dari Korupsi

Judas Amir menilai, pentingnya kegiatan ini sehingga negara membiayai kegiatannya.



"Jadi kita selesai pelatihan dan hanya begitu saja berarti kita telah merugikan negara. Banyak pekerjaan dapat dilakukan masyarakat pada umumnya tapi ASN tidak boleh dan inilah konsekuensi jabatan kita sebagai ASN," sambutnya.

Judas Amir menjelaskan, selama memberikan tugas kepada seorang ASN yang tujuannya baik dan sesuai dengan UU atau aturan, ASN wajib melaksanakannya.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palopo Farid Kasim Judas, menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini.

"Yaitu membentuk kompetensi kepemimpinan operasional para pejabat pengawas yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan di instansi nya masing-masing," sebutnya.

"Kemudian meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap dan perilaku untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai kebutuhan instansi," lanjut Farid.



Baca Juga: Peringati HPSN 2021, Pemkot Palopo Dorong Pemanfaatan Sampah

Menurutnya, yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharuan dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.

Serta kata dia, menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik.

"Adapun sasaran pelatihan kepemimpinan pengawas adalah terwujudnya pegawai negeri sipil yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan yang dijabatnya," katanya.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!