alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dianggarkan Tahun Depan, Masjid 99 Kubah Bakal Diaudit Fisik

Syachrul Arsyad
Dianggarkan Tahun Depan, Masjid 99 Kubah Bakal Diaudit Fisik
Kondisi masjid 99 kubah yang akan dilakukan audit fisik tahun depan. Foto: Sindonews/dok

MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, melalui Inspektorat bakal memulai audit fisik untuk proyek Masjid 99 Kubah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) pada 2020 mendatang.

Kepala Inspektorat Sulsel Salim AR mengatakan, bakal mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 juta untuk proses audit itu. Anggaran pemeriksaan proyek startegis itu baru diusulkan pada APBD 2020.

"Sudah ada tahun depan akan kita alokasikan anggaran untuk audit fisik masjid 99 kubah. Anggarannya itu sekitar Rp300 juta," kata Salim yang dikonfirmasi.



Dia menuturkan, pemeriksaan konstruksi ini akan menggandeng tim auditor dari Universitas Hasanuddin (Unhas). Tim yang juga merupakan auditor yang saat ini melakukan audit fisik pada proyek lainnya, yakni stadion Barombong.

Dia berharap proses audit fisik Masjid 99 Kubah bisa sudah dimulai antara Februari atau Maret 2020. "Mudahan-mudahan Februari atau Maret sudah bisa masuk. Tim auditnya masih menggandeng auditor dari Unhas," jelasnya.

Agenda audit fisik ini sebelumnya juga berdasarkan rekomendasi dari Korsupgah KPK. Melalui proses ini diharapkan pembangunan proyek startegis tersebut ke depan tidak lagi bermasalah, baik dari aspek hukum maupun konstruksinya saat dilanjutkan di masa kepemerintahan Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman.

Sementara khusus stadion Barombong, Salim mengaku masih sementara berjalan sejak dimulai awal November 2019 lalu. Khusus audit fisik proyek ini, Inspektorat Sulsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta.

"Audit fisiknya Barombong sementara jalan. Nanti saya kasi jelas lagi kalau sudah selesai prosesnya. Insyaallah kita targetkan audit fisiknya stadion Barombong sampai akhir November 2019 sudah selesai," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (PSDA-CKTR) Sulsel Andi Darmawan Bintang menyatakan, kelanjutan proyek Masjid 99 Kubah menunggu proses audit fisik. Meski demikian, tahun depan pihaknya sudah mengalokasikan anggaran kelanjutan proyek.

Diakuinya, dari total anggaran Rp76 miliar yang dibutuhkan untuk tahap penyelesaian, hanya dimasukkan Rp32 miliar pada 2020. Sementara sisanya bakal diusulkan kembali pada 2021 untuk tahap finishing.

"Sebenarnya kita minta itu Rp76 miliar. Terus karena kita berpikir bahwa ada keterbatasan anggaran, jadi kita lakukan langkah-langkah penyesuaian, mengusulkan anggaran seperti itu (senilai Rp32 miliar)," ujarnya.

Menurutnya, proses pemeriksaan konstruksi ini akan menjadi penentu apakah proyek ini dilanjutkan atau tidak. "Seperti ditegaskan Pak Gubernur harus melakukan proses audit fisik. Tentu kelanjutan pembangunan didahului proses audit dulu. Karena itu, kewenangan Inspektorat, tentu kita menunggu prosesnya," ucapnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook