alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Puluhan Buruh Aksi di Disnaker Kawal Sidang Pleno Penetapan UMK

Vivi Riski Indriani
Puluhan Buruh Aksi di Disnaker Kawal Sidang Pleno Penetapan UMK
Puluhan buruh melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, jalan AP Pettarani, Jumat (15/1/2019). Foto: SINDOnews/Vivi Riski Indriani

MAKASSAR - Puluhan buruh melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, jalan AP Pettarani, Jumat (15/1/2019) pagi.

Aksi mereka untuk mengawal sidang pleno penetapan upah minimum kota (UMK) yang sementara berlangsung di lantai tiga kantor Disnaker antara Dewan Pengupahan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

"Kita hadir di sini bukan untuk mengacau, tapi untuk mengawal mempertanyakan hasil sidang pleno penetapan UMK," kata Subianto, salah satu peserta aksi saat melakukan orasi.



Menurut dia, pengawalan ini dinilai penting mengingat nasib buruh akan ditentukan hari ini untuk satu tahun ke depan. Apalagi menurutnya, sejauh ini nasib buruh masih jauh dari layak.

"Nasib kita ditentukan hari ini, makanya kita mau lihat apakah Pemkot masih pro terhadap rakyat atau tidak," ucapnya.

Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia telah menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kota (UMK) sebesar 8,51%.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019. Jika mengacu pada persentase kenaikan itu, maka UMK Kota Makassar diprediksi Rp3,1 juta.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook