alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Perbanyak Penghafal Alquran, Gowa Gandeng Quantum Akhyar Institute

Herni Amir
Perbanyak Penghafal Alquran, Gowa Gandeng Quantum Akhyar Institute
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan langsung Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dengan Direktur Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat, LC. MA di Masjid Agung Syekh Yusuf, Sabtu (16/11/2019). Foto : SINDOnews/Herni Amir

SUNGGUMINASA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa resmi mencanangkan program 1 Hafidz/1 Desa dalam rangka pembentukan generasi penghafal Alquran.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Gowa menggandeng Quantum Akhyar Institute. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan langsung Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dengan Direktur Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat, LC. MA di Masjid Agung Syekh Yusuf, Sabtu (16/11/2019).

Bupati Adnan mengatakan, program 1 Hafidz/1 Desa ini untuk membentuk para penghafal Alquran yang dimasa depan diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.



"Seluruh program keagamaan ini tiada lain untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT," katanya.

Program 1 Hafidz/1 Desa ini akan mulai digalakkan pada 2020 mendatang dengan total peserta sekitar 843 orang dengan mewakili seluruh desa/kelurahan yang ada di kecamatan se-Kabupaten Gowa.

Pihaknya menargetkan pada 2020 mendatang Pemkab Gowa sudah dapat menghadirkan pada penghafal Alquran disetiap desa dan kelurahan di seluruh wilayah di Kabupaten Gowa.

Program pembentukan penghafal Alquran ini akan di kerjasamakan selama 5 tahun dengan harapan seluruh peserta yang diajar dapat terbentuk sebagai generasi penghafal Alquran yang dapat mengimplementasikan segala ilmu-ilmunya untuk masyarakat dan pemerintah.

Ia mengungkapkan, pada 2020 mendatang ada tiga program yang akan dilaksanakan yaitu pertama, kedepan melalui anggaran dana desa/kelurahan, pihak desa/kelurahan harus bisa menganggarkan untuk pembentukan 1 penghafal Alquran.

Kedua, Pemkab Gowa pada anggaran 2020 telah menyiapkan anggaran untuk membentuk imam desa, imam dusun dan kelurahan sebagai imam penghafal Alquran.

Ketiga, program ini adalah program jangka panjang yang mana seluruh guru agama di wilayah Kabupaten Gowa baik lingkup SD dan SMP akan dibentuk menjadi guru agama penghafal Alquran.

"Para sekolah juga kita harapkan bisa menciptakan kelas ekstrakurikuler untuk mencetak para penghafal Alquran. Kami sangat memohon dukungan untuk mendukung program-program yang akan kami lakukan," harap Bupati Adnan.

Sekedar diketahui, peserta dari program tersebut akan dibagi menjadi 30 orang per angkatan selama 5 tahun. Angkatan pertama akan dimulai pada Januari 2020 dengan masa pendidikan 60 hari, maka angkatan berikutnya akan masuk dengan selisih waktu 2 bulan setelah angkatan pertama yaitu Maret 2020 dan seterusnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook