alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Morales Minta Pasukan Keamanan Hentikan Kekerasan di Bolivia

Agus Nyomba
Morales Minta Pasukan Keamanan Hentikan Kekerasan di Bolivia
Bentrokan terjadi di beberapa kota di Bolivia setelah Evo Morales mundur dari jabatan Presiden. Foto: REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

MEXICO CITY - Mantan Presiden Bolivia Evo Morales yang telah mengundurkan diri, meminta kepada pasukan keamanan Bolivia untuk menghentikan kekerasan terhadap warga Bolivia.

"Kami meminta angkatan bersenjata dan polisi Bolivia untuk menghentikan pembantaian," tulis Morales di akun Twitter resminya yang dilansir dari Tass, Minggu, (17/11/2019), mengomentari laporan bahwa beberapa pendukungnya tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan di dekat Cochabamba.

"Seragam itu seharusnya tidak ditutupi dengan darah rakyat kita," tambahnya.



Mantan pemimpin Bolivia itu juga menuduh presiden sementara Jeanine Anez dan penentang politik lainnya membunuh orang-orang miskin yang berbaris dan menuntut kembalinya demokrasi.

"Mereka harus menjawab atas kejahatan berat mereka terhadap kemanusiaan," tegasnya.

Pemilihan presiden di Bolivia diadakan pada tanggal 20 Oktober. Menurut Mahkamah Pemilihan Umum, Presiden petahana Evo Morales menang di babak pertama. Pesaing utamanya, Carlos Mesa, mengatakan bahwa dia tidak mengakui kemenangan Morales di babak pertama.

Setelah hasil pemilihan diumumkan, protes dan pemogokan besar-besaran dimulai di seluruh negeri. Setidaknya 10 orang tewas dalam protes dan lebih dari 500 lainnya terluka.

Pada 10 November, Morales mengumumkan pengunduran dirinya dan menandai situasi di negara itu sebagai kudeta. Dia sebelumnya diminta meninggalkan jabatannya oleh angkatan bersenjata, oposisi, dan serikat buruh negara itu. Wakil Presiden Alvaro Garcia Linera dan beberapa menteri serta anggota parlemen mengundurkan diri juga.

Pihak berwenang Meksiko memberikan suaka politik kepada Morales. Morales tiba di Meksiko pada 12 November. Kemudian pada hari itu, Senator Bolivia Jeanine Anez menyatakan dirinya sebagai presiden sementara.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook