alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Ultimatum 8 DPO Pengeroyok Mahasiswa UMI Segera Menyerahkan Diri

Faisal Mustafa
Polisi Ultimatum 8 DPO Pengeroyok Mahasiswa UMI Segera Menyerahkan Diri
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengeluarkan ultimatum kepada para pelaku penyerangan mahasiswa Fakultas Hukum, Andi Fredy Akirmas (21), agar menyerahkan diri paling lambat 3x24 jam.

"Diimbau segera menyerahkan diri sebelum dijemput paksa Jatanras. Kami beri waktu tiga hari untuk datang ke Mapolrestabes Makassar," terangnya kepada SINDOnews, Minggu (17/11/2019).

Menurut Indratmoko, saat ini ada delapan orang yang ditetapkan daftar pencarian orang (DPO) pada peristiwa penyerangan berdarah yang terjadi, Selasa (12/11/2019) lalu. Salah satunya disebut Indratmoko merupakan otak penyerangan.



"Sudah diidentifikasi, kami minta kooperatif," tukasnya.

Dia menambahkan, delapan buronan ini masih belum tentu ditetapkan sebagai tersangka. Pihaknya akan lebih dulu melakukan penyelidikan guna mendalami peran yang bersangkutan.

Jika terbukti melakukan penyerangan maka akan dilakukan penahanan. Namun jika tidak terbukti keterlibatannya, kata Indratmoko, polisi bakal melepaskan mereka.

Mantan Kepala Subdit IV Sumdaling Ditreskrimsus Polda Sulsel ini menjelaskan, dalam hasil penyidikan, ditemukan dua tersangka yang mengaku mengonsumsi narkoba sebelum melakukan penyerangan.

"Benar, ada dua tersangka itu, I dan Y mereka positif menggunakan narkoba jenis sabu. Kita koordinasikan dulu dengan Satreskoba Polrestabes Makassar. Tersangka Y itu yang menikam," paparnya.

Dalam kasus ini, kepolisian diketahui sudah menetapkan tiga tersangka dengan keterlibatan yang berbeda-beda. Mereka masing-masing yakni Y (20), I (20) dan S (20). Y disinyalir menjadi eksekutor yang menikam Fredy hingga tewas. Adapun I dan S sebatas terlibat aksi penyerangan dan sempat menganiaya korban.

Indratmoko menjelaskan ketiga tersangka yang sudah diamankan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Namun, khusus untuk Y yang ditengarai menikam korban dengan badik dijerat pasal tambahan yang lebih berat.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa UMI bernama Andi Fredy Akirmas (21) tewas diserang sekelompok orang tidak dikenal (OTK). Penyerangan itu terjadi saat korban sedang nongkrong bersama rekannya di Bos Cafe, tak jauh dari kampus UMI Makassar, jalan Urip Sumihardjo, Kota Makassar, Selasa (12/11/2019) sekitar pukul 17.30 Wita.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook