alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Libatkan 500 Peneliti, Gubernur Sulsel Dukung Peluncuran PAIR

Suwarny Dammar
Libatkan 500 Peneliti, Gubernur Sulsel Dukung Peluncuran PAIR
Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah mendukung penuh peluncuran program Partnership For Australia Indonesia Research (PAIR) di Makassar. Foto : SINDOnews/Doc

MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah mendukung penuh peluncuran program Partnership For Australia Indonesia Research (PAIR) di Makassar.

Menurut Gubernur Sulsel PAIR akan memberi keberuntungan bagi Sulsel karena ke depan tidak ada lagi kebijakan pemerintah tanpa dilandasi riset.

PAIR ini melibatkan 500 peneliti dari 11 perguruan tinggi, tujuh dari Indonesia termasuk Unhas dan empat perguruan tinggi di Australia.



"Ini adalah sebuah kegiatan yang sangat mulia sekali. Ini sebuah kolaborasi yang menjadi kebutuhan negara kita," ungkap Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya di Gedung Karaeng Pattingalloang Rujab Gubernur Sulsel, Senin (18/11/2019).

Hadir pada acara ini Duta Besar Australia untuk Indinesia H.E Gary Quinlan, AO, CEO The Australia Indonesia Center, Dr Eugene Sebastian, Konjen Australi di Makassar Richard Mathews, dan para peneliti.

"Kita patut mengapresiasi untuk melakukan kegiatan PAIR ini. Kita mulai dari sekarang memulai kolaborasi dengan semua pihak," tambah mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Lebih lanjut Prof Nurdin, menyampaikan kepada seluruh kepala daerah atau yang mewakili dari kabupaten kota se-Sulsel kedepannya tidak ada lagi satupun kebijakan tanpa melalui riset.

"Tidak ada lagi kebijakan itu tanpa riset. Jadi kita berharap dengan program kolaborasi ini bisa membangun kolaborasi yang baik, kita punya ahli dalam mengemukakan sapi Australia ahli mengenai bibit dan kalau Indonesia dan Australia melakukan kolaborasi dunia pun bisa ditangani," tukasnya.

Sementara itu, Dubes Australia H.E Gary Quinlan, mengatakan, PAIR akan memberi bukti, data yang baik untuk menukung kebijakan masa depan.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook