TOPIK TERPOPULER

Pelaku Ekonomi Kreatif Bulukumba Akan Dibekali Pelatihan

Eky Hendrawan
Pelaku Ekonomi Kreatif Bulukumba Akan Dibekali Pelatihan
Para pelaku ekonomi kreatif di Bulukumba akan didata untuk dibekali pelatihan. Foto:m Ilustrasi

BULUKUMBA - Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba tengah melakukan pendataan terhadap para pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraft), yang ada di Kabupaten Bulukumba. Pendataan ini berlangsung selama 1 bulan, sejak 23 Februari hingga 23 Maret 2021.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata, Andi Ayu Cahyani, menuturkan pendataan pelaku Ekraft untuk mengidentifikasi jenis pelatihan yang dibutuhkan.



“Kami melakukan pendataan pelaku ekraft di samping mengidentifikasi kebutuhan peserta untuk pelatihan, juga sebagai database guna mengidentifikasi juga jenis pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku Ekraft, agar dapat menghasilkan produk Ekraft yang dapat mendukung peningngkatan kepariwisataan,” kata dia, Jumat, (26/02/2021).

Baca Juga: DPRD Pangkep Belajar Pengelolaan Pariwisata di Bulukumba

Pendataan pelaku Ekraft menggunakan Google Form, menurut Andi Ayu, karena di samping ada kelebihan Google Form yang telah diketahui bersama, juga dapat mengurangi interaksi langsung dengan banyak orang karena adanya Pandemi Covid-19.

Selain itu, Google Form ini diisi langsung oleh pemilik usaha sehingga ada komitmen dari mereka untuk dibina lebih lanjut, walaupun nantinya Dispar tetap akan melakukan verifikasi untuk kebutuhan pelaksanaan program kegiatan.

Ia menambahkan, pendataan ini hingga 1 bulan ke depan untuk kebutuhan identifikasi pelaksanaan pelatihan walaupun mungkin belum terakomodir semua nantinya, tapi setelahnya kita tetap menerima jika masih ada yang akan mendaftarkan usahanya untuk kebutuhan database.



Pada tahun 2021, ada dua pelatihan peningkatan SDM yang bersinggungan dengan pelaku Ekraft yaitu pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner, dan pelatihan digitalisasi branding, pemasaran dan penjualan pada desa wisata, homestay, kuliner, souvenir dan fotografi.

Andi Ayu berharap, dengan adanya pendataan ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku Ekraft yang berdomisili di Kabupaten Bulukumba. Sehingga Pemerintah Daerah khususnya Dispar memiliki database yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi program kegiatan yang dapat dilakukan untuk pembinaan pelaku Ekraft dalam mendukung pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Bulukumba.

Baca Juga: Pengusaha Tambak di Bulukumba Diminta Kelola Limbah dengan Baik

Salah satu Pelaku Ekraf, Indiz Essa Rutepar mengharapkan pendataan bertujuan membantu para pelaku Ekraft.

“Jika pendataan merupakan langkah awal sebelum pengambilan kebijakan terkait pelaku usaha yang ada, saya pikir bagus, tapi sebenarnya perlu di perjelas dulu tujuan pendataan itu, apakah memang hanya mau di data atau ada perencanaan lain setelah di data, misalnya untuk usaha kuliner dibantu pasar dan promosi, perizinan PIRT dan Halal, serta bantuan untuk ekraft lainnya,” terangnya.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!