TOPIK TERPOPULER

Launching Film Pendek Tentang Masyarakat Adat Enrekang Diapresiasi

Aris Bafauzi
Launching Film Pendek Tentang Masyarakat Adat Enrekang Diapresiasi
Suasana lanching film pendek tentang masyarakat adat Enrekang. Foto: Istimewa

ENREKANG - Launching film pendek tentang masyarakat adat di Kabupaten Enrekang mendapat apresiasi pemerintah setempat.

Film dengan tema "Kelola Wilayah Adat untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat Adat di Kabupaten Enrekang" dilaunching di Sekretariat Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Enrekang, Desa Mendatte Kecamatan Anggeraja.



Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Enrekang, Andi Zulkarnaen membuka secara langsung launching film tersebut mengatakan senang karena launching tersebut bisa mempromosikan Enrekang.

Baca Juga: Diskominfo Enrekang Belajar Prosedur Pendirian Stasiun Radio ke Pemkab Gowa

"Saya senang sekali dengan diluncurkannya film bertemakan masyarakat adat di Kabupaten Enrekang. Ini menjadi media untuk memperkenalkan kegiatan masyarakat adat kita," kata Andi Zulkarnaen, Jumat, (26/2/2021).

Selain launching film, juga dilakukan launching Gerai Masyarakat Adat Massenrempulu atau GEMAS, merupakan tempat pemasaran produk masyarakat adat di Enrekang, yang bertujuan untuk mendorong peningkatan masyarakat adat di Kabupaten Enrekang.

"Sebagai permulaan, GEMAS saat ini memasarkan produk seperti kopi, sari jahe, madu, gula aren dan berbagai kerajinan tangan. Kedepan kita akan mengembangkan gerai ini dengan menjual produk-produk khas Enrekang," ujar Dawwing, salah satu pengurus AMAN Kabupaten Enrekang.



Film yang dilounching atas kerjasama AMAN Wilayah Sulawesi Selatan, dengan Journal Celebes dan The Samdhana Institute ini, dengan durasi 15 menit itu menceritakan tentang bagaimana masyarakat adat Enrekang mengelola wilayah adatnya.

Baca Juga: Kepala Dinas PTSP Meninggal, Bupati Enrekang: Dia Sosok Pekerja Keras



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!