alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ini Penyebab Mahasiswi Bone Tewas Usai Melahirkan di Kamar Kos

Supriadi Ibrahim
Ini Penyebab Mahasiswi Bone Tewas Usai Melahirkan di Kamar Kos
Lokasi penemuan mayat mahasiswi di Bone yang meninggal usai melahirkan. Foto: SINDOnews/Supriadi Ibrahim

WATAMPONE - Kabag Humas Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Bone, Ramli, mengungkap dugaan penyebab meninggalnya seorang mahasiswi berinisial N (21). Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, korban meninggal akibat kehabisan darah seusai melahirkan di kamar kosnya di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo.

N disinyalir seorang diri melahirkan bayi laki-lakinya di kamar kosnya pada Minggu (17/11/2019) kemarin. Sang mahasiswa belakangan ditemukan tewas bersimbah darah. Sedangkan bayi ditemukan dalam kondisi selamat, meski mengalami luka lebam. Sang bayi diduga tertindih tubuh ibunya.

Ramli menceritakan jenazah N diterima pihak rumah sakit pada pukul 22.30 WITA. Selanjutnya, pihaknya sebatas membersihkan dan melakukan pemeriksaan.



"Tadi malam masuk jenazah dalam kondisi meninggal. Menurut dokter yang tangani, kalau dilihat dari darah korban, dia meninggal baru seharian. Kalau penyebab korban meninggal menurut dokter ya karena kehabisan darah seusai melahirkan," ungkapnya, Senin (18/11/2019).

Lebih jauh, Ramli menyampaikan selain jenazah N, pihaknya juga menerima bayi laki laki dengan kondisi sehat. Belakangan, pihak rumah sakit menyerahkan sang bayi kepada keluarga.

"Kalau bayinya selamat meskipun ada sedikit luka lebam pada bagian tubuhnya, itu diduga karena tertindis. Bayi itu lahir sehat dengan berat badan 3,7 kg dan panjang badan 53 cm. Bayi itu sudah diambil oleh pihak keluarganya tadi pagi," terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tanete Riattang, AKP Andi Bashar, membenarkan adanya penemuan mayat mahasiswi bersama bayi dalam kondisi selamat di kamar kos di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

Ia menyebut N bukanlah warga Tanete Riattang, melainkan berasal dari Desa Waji, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone. Korban ditemukan oleh ayahnya yang selanjutnya dilakukan evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Bone.

Bashar menambahkan jenazah N tidak diautopsi atas permintaan keluarga. Korban sendiri diduga tewas usai melahirkan bayi laki-laki dari hasil hubungan gelap. "Kami sempat menawarkan agar jenazah korban untuk diautopsi tapi pihak keluarga menolak," pungkasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook