alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Atasi Kemacetan di Makassar, BPTD Dorong Penerapan ITCS

Syachrul Arsyad
Atasi Kemacetan di Makassar, BPTD Dorong Penerapan ITCS
Kemacetan yang terjadi di Jalan Penghibur Makassar beberapa waktu lalu. Foto: Sindonews/dok

MAKASSAR - Balai Perhubungan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Provinsi Sulselbar, bakal menerapkan sistem intellegent traffic control system (ITCS) di simpang ruas jalan Kota Makassar untuk mengatasi kemacetan.

Kepala BPTD Wilayah XIX Provinsi Sulselbar, Adi Pracoyo mengklaim, melalui penerapan sistem ITCS ini manajemen rekayasa lalu lintas (lalin) di ruas jalan akan lebih mudah diatur.

Kepadatan lalu lintas yang seringkali terjadi di simpang jalan, akan dikendalikan melalui sistem teknologi terintegrasi.



Dia melanjutkan, ITCS termasuk sistem traffic light yang lebih maju. Pengaturan lalu lintas berdasarkan kepadatan kendaraan. Nantinya akan ada sensor yang diintegrasikan dengan CCTV, yang pengaturannya secara penuh dikendalikan melalui ruang kontrol khusus.

“Sebenarnya sistem ITCS ini traffic light yang terintegrasi. Terkendali secara otomatis menghitung volume kendaraan yang keluar masuk di simpang jalan. Sehingga akan menyesuaikan sendirinya waktu kapan traffic light bisa hijau atau merah," tutur Adi yang dikonfirmasi KORAN SINDO, kemarin.

Dia mengatakan, tahun ini BPTD XIX Makassar menargetkan penerapan ITCS di simpang ruas jalan Veteran Makassar. Anggarannya senilai Rp4,5 miliar.

Saat ini prosesnya masih sementara pembangunan ruang kontrol yang dipusatkan di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar.
“Di ruang kontrol ini nanti termonitor semua. Jadi nanti arus lalu lintas kendaraan bisa direkayasa sesuai kondisi lapangan. Pengaturan traffic light jadi lebih mudah karena dikontrol lewat ruang kendali di dinas perhubungan kota," paparnya.

Program traffic light terintegrasi ini dikatakan Adi masih akan berlanjut untuk tahun anggaran 2020. Dana alokasi yang disiapkan sekitar Rp3,5 miliar untuk penerapan sistem ITCS di simpang Jalan Pettarani, Jalan Boulevard, dan Jalan Hertasning.

Terpisah, Kepala Dishub Kota Makassar, Mario Said menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan ruangan khusus yang akan dijadikan ruang kontrol utama ITCS.

Untuk kemudian BPTD Wilayah XIX Sulselbar akan melakukan pembenahan, baik penyediaan sarana dan prasarana serta sistemnya.

“Diharapkan sampai Desember inilah sudah bisa selesai ruang kontrol ITCS-nya di Dishub Kota Makassar. Kita kan cuma tinggal sediakan ruangan, nanti pihak balai perhubungan yang benahi, lengkapi fasilitas dan sistemnya," imbuh Mario.

Dia turut menyambut baik penerapan sistem ITCS ini. Dimana diharapkan bisa melakukan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan atau kepadatan kendaraan di simpang jalan.

“Kalau misalnya terlalu padat simpang arah Utara atau Selatan, ITCS langsung mengatur sensiri berapa lama lampu merah dan hijaunya. Jadi melihat situasi dan kondisi, sehingga bisa diatur rekayasa lalinnya secara otomatis," jelasnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook