alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Soal Pencopotan 15 Eks Camat, Ini Kata Sekda Kota Makassar

Vivi Riski Indriani
Soal Pencopotan 15 Eks Camat, Ini Kata Sekda Kota Makassar
Sekretaris Kota Makassar, M Ansar. Foto : SINDOnews/Vivi Riski Indriani

MAKASSAR - 15 eks camat yang terbukti terlibat politik praktis pada awal 2018 lalu resmi dicopot oleh Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Kota Makassar, M Ansar mengaku bahwa keputusan yang diambil pimpinan selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) sudah sesuai dengan prosedur.

Menurut Ansar, selama ini segala sesuatu mengenai kepegwaian telah sesuai dengan apa yang diamanatkan baik oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.



"Saya sudah sepakat dengan pak wali, bahwa kita laksanakan sesuai dengan apa yang diamanatkan. Insya Allah itu semua sesuai dengan ketentuan, tidak ada yang sesuai dengan tidak ketentuan," kata Ansar, Selasa (19/11/2019).

Seiring dengan dicopotnya 15 eks camat, Dia menyebutkan saat ini posisi itu sementara diisi oleh pelaksana tugas. Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun SINDOnews, Camat Makassar dijabat sementara oleh M Sabri Asisten I Bidang Pemerintahan Pemerintah Kota Makassar.

"Sudah ada semua pltnya, bisa saja jabatan sekcam itu diisi oleh salah satu kepala seksi yang ada disitu," ucapnya.

Diketahui, pencopotan itu merupakan tindak lanjut dari surat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Nomor: B-2609/KASN/8/2019, tanggal 8 Agustus 2019 tentang Rekomendasi atas Pelanggaran Netralitas Norma Dasar, Kode Etik, dan Kode Perilaku ASN.

Berdasarkan rekomendasi KASN, Wali Kota selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) diminta untuk menjatuhkan sanski disiplin berat kepada 15 eks camat. Namun, dari lima jenis sanksi yang tertuang pada PP 53/2010 tentang Disiplin ASN, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb memilih sanksi pemberhentian dari jabatan meski sebelumnya beredar surat izin ke Kementerian Dalam Negeri untuk pemberian sanksi penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook