TOPIK TERPOPULER

Vaksinasi Covid-19 Tahap II Dimulai di Sulsel, Sasaran 1,4 Juta Orang

Tim SINDOnews
Vaksinasi Covid-19 Tahap II Dimulai di Sulsel, Sasaran 1,4 Juta Orang
Vaksinasi tahap kedua kabupaten/kota di Sulsel akan dimulai pada minggu keempat Februari dan minggu pertama bulan Maret dengan sasaran 1,4 juta orang. Foto: SINDOnews

MAKASSAR - Vaksinasi tahap kedua di kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan dilaksanakan pada pekan keempat Februari dan minggu pertama Maret 2021. 1,4 juta orang ditargetkan menerima vaksin tahap dua ini.

"Adapun sasarannya adalah kelompok lansia, pendidik, pedagang pasar, tokoh agama dan penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, keamanan, pelayan publik, transportasi publik, atlet, wartawan, petugas pariwisata hotel dan restoran, dengan target sebanyak 1.433.347 sasaran,” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, dikutip dari laman Pemprov Sulsel, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Vaksinasi Selaras dengan Prinsip Rasulullah Mengajarkan Kesehatan

Abdul Hayat berharap, adanya peranan lintas sektor untuk mendukung vaksinasi agr target tersebut tercapai. Ia menginginkan, seluruh stakeholder baik Pangdam, Kapolda yang memiliki visi misi bersama bagaimana agar Covid19 ini secepatnya bisa terselesaikan.

"Satu kuncinya adalah sinergitas. Kata Pak Gubernur, sekalipun pekerjaan itu berat, jika dikerjakan bersama-sama pasti akan terselesaikan dengan baik,” imbuhnya.



Baca juga: 4 Merek Vaksin Covid-19 Ini Dilarang Dipakai dalam Vaksinasi Gotong Royong

Abdul Hayat menjelaskan, pelayanan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sulsel telah dilaksanakan pada akhir Januari 2021, dengan target sasaran sebanyak 58.858 tenaga kesehatan.

“Pelayanan vaksinasi Covid-19 ini, tentu dilaksanakan melalui fasilitas kesehatan, pemerintah, maupun swasta yang ditunjuk serta memenuhi standarisasi baik dari pemerintah, daerah, swasta, dan tentu sudah ada SoP-nya. Karena itu, dari Dinas Kesehatan berupaya secermat mungkin mencari fakta lapangan, data, analisis identifikasi yang kuat untuk layanan-layanan yang efektif dan efisien,” jelas Abdul Hayat.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!