alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

TPP Diterapkan, Dewan Imbau Pemkot Tingkatkan Pengawasan Kinerja

Vivi Riski Indriani
TPP Diterapkan, Dewan Imbau Pemkot Tingkatkan Pengawasan Kinerja
DPRD Makassar menyepakati penerapan TPP untuk ASN di lingkup Pemkot Makassar. Foto: Sindonews/Ilustrasi

MAKASSAR - Rencana penerapan TPP di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tahun depan ditanggapi positif DPRD Kota Makassar. Hal itu terungkap dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar, Rabu, (19/11/2019).

Salah satu anggota Banggar DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara menyatakan, penerapan TPP untuk tahun depan itu tidak masalah. Hanya saja, diharapkan ada keseriusan pemerintah kota untuk mengawasi setiap kinerja ASN.

"Yang jadi persoalan itu bagaimana penerapan setiap sistemnya, mulai dari perwali itu harus diperhatikan supaya dalam pembayaran TPP itu subjektif dan tegas. Jadi, kalau harus dipotong yah di potong," tegasnya.



Menurut legialator Partai Demokrat ini, jika dibandingkan dengan tahun lalu pendapatan ASN jauh lebih besar ketimbang besaran TPP yang akan diterima setiap bulannya. Sebab, honor yang diterima bisa mencapai Rp1 juta per kegiatan.

"TPP Sekda sekarang itu cuma Rp56 juta, sebelumnya dia dapat per kegiatan itu Rp1 juta lebih dikali 400 kegiatan misalnya, bisa sampai Rp400 juta per bulan," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir. Legislator Partai Golkar ini menilai tidak ada persoalan terkait penerapan TPP tahun depan.

Hanya saja, dia meminta kepada pemerinta kota agar lebih menaruh empati lebih terhadap masyarakat miskin. Sebab, menurutnya masih banyak hal-hal yang krusial yang perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah kota.

"Masih banyak orang miskin di Makassar dan tolong itu diperhatikan juga banyak tunggakan BPJS, banyak sekolah kota yang tidak layak, kenapa tidak ini menjadi perhatian kita? Termasuk sekolah yang di regrouping tapi belum mendapat bantuan operasional," tuturnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook