alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

14 KPU dari Luar Sulsel Pelajari Fenomena Kemenangan Kolom Kosong Makassar

Luqman Zainuddin
14 KPU dari Luar Sulsel Pelajari Fenomena Kemenangan Kolom Kosong Makassar
Komisioner KPU Makassar bersama perwakilan dari KPU dari Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Foto: Dokumen KPU

MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar telah menerima kunjungan sebanyak 14 KPU dari luar provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka datang melakukan studi banding jelang Pilkada serentak 2020.

Umumnya, mereka memilih KPU Kota Makassar untuk tujuan studi banding karena fenomena kemenangan kolom kosong pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) tahun 2018 yang lalu. Saat itu, perolehan suara pasangan calon Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi kalah oleh kolom kosong.

KPU terakhir yang melakukan kunjungan adalah KPU dari Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat pada Kamis hari ini. Sehari sebelumnya, KPU Kabupaten Kutai Timur dan KPU Kabupaten Labuhan Batu juga melakukan kunjungan yang sama.



Rombongan KPU Kabupaten Sijunjung diterima tiga Komisioner KPU Kota Makassar masing-masing

Endang Sari, Romy Harminto, dan Abdul Rahman. Ketiga komisioner tersebut bergantian memberi penjelasan terkait tantangan dan terobosan yang dilakukan di masing-masing divisi. Termasuk fenomena kemenangan kolom kosong.

Romi Harminto menjelaskan secara terperinci mengenai manfaat dan pengelolaan E-Cooklit (pencocokan dan penelitian secara elektronik), aplikasi pendukung Pilwalkot 2020, yang dilaunching pada Jum'at 8 November 2019 lalu.

"E-Cooklit akan memudahkan segala prosedur penunjang PPS dan PPK untuk melengkapi data pemilih yang berjumlah satu juta lebih di Kota Makassar," kata Romi seperti dalam rilis yang diterima SINDOnews hari ini.

Sementara itu, Endang Sari menjelaskan tentang peningkatan angka partisipasi pemilih dari 2018 yang hanya 58,98 persen, meningkat menjadi 75,04 persen pada Pemilu 2019. Endang juga menguraikan strategi sosialisasi yang dilakukan untuk sampai pada kenaikan 15 persen angka partisipasi Pemilih.

"Tugas berat masih menanti dan kita menargetkan angka partisipasi di Pilwali 2020 ini naik menjadi 77,5 persen mengikuti target angka partisipasi nasional," beber Endang.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook