alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

3 Tersangka Korupsi Anggaran Makan Minum RSUD Jeneponto Ditahan

Sulaiman Nai
3 Tersangka Korupsi Anggaran Makan Minum RSUD Jeneponto Ditahan
Petugas Kejari Jeneponto menggiring ketiga tersangka korupsi pengadaan anggaran makan minum pasien RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto ke dalam mobil, Rabu (20/11/2019). (Foto: iNews/Sulaiman Nai)

JENEPONTO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi anggaran pengadaan makan dan minum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang Jeneponto pada Rabu (20/11/2019) kemarin sore. Ketiganya ditahan selama 21 hari ke depan di Rutan Kelas II Jeneponto.

Ketiga tersangka tersebut yakni Kaharuddin alias Ocha, mantan bendahara RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto; Saleha, mantan Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK) kegiatan pengadaan makan minum, dan Saharuddin Situju, mantan Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto. Mereka ditetapkan sebagai tersangka sejak Juni 2019 lalu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jeneponto, Saut Mualatua, mengungkapkan ketiganya diduga melakukan korupsi biaya pengadaan makan minum pasien rumah sakit sebesar kurang lebih Rp800 juta. Jumlah ini berdasarkan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulsel.



“Kami telah melakukan tindakan hukum kepada ketiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan anggaran makan dan minum di RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto tahun 2013. Penyidik melakukan penahanan untuk waktu 21 hari ke depan,” kata Saut Mualatua.

Ketiga tersangka ditahan usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih delapan jam di lantai dua, ruang penyidik Kantor Kejari Jeneponto, Jalan Sultan Hasanuddin.

Dari pantauan iNews, ketiga tersangka dibawa menggunakan mobil Kijang Innova warna hitam milik Kejari Jeneponto ke Rutan Kelas II B Jeneponto di Jalan Monro-Monro, Kelurahan Pabiringan, Kecamatan Binamu.

Ketiga tersangka kasus korupsi itu menolak berkomentar. Saat ditanya wartawan mengenai penahanan mereka, mereka hanya diam.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook