alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mimpi Nikah di Hotel Mewah, Kenyataanya Justru di Hotel Prodeo

Faisal Mustafa
Mimpi Nikah di Hotel Mewah, Kenyataanya Justru di Hotel Prodeo
Impian pria berinisial TD (21 tahun) untuk menggelar pernikahan pada Minggu 24 November mendatang di salah satu hotel di Makassar pupus sudah. Dia harus mendekam di hotel prodeo Satreskoba Polrestabes Makassar lantaran diduga mengedarkan narkoba jenis sa

MAKASSAR - Impian pria berinisial TD (21 tahun) untuk menggelar pernikahan pada Minggu 24 November mendatang di salah satu hotel di Makassar pupus sudah. Dia harus mendekam di hotel prodeo Satreskoba Polrestabes Makassar lantaran diduga mengedarkan narkoba jenis sabu.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika menerangkan pria beralamat di Kecamatan Moncongloe Lappara, Kabupaten Maros lebih dulu diamankan pihaknya di sebuah rumah di Kompleks Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Kamis (21/11) sekitar pukul 20.00 Wita.

TD diamankan bersama lima rekan prianya masing-masing berinisial IS (22 tahun), DM (19 tahun), AR (23 tahun), JB (18 tahun), RS (21 tahun). Di tangan TD petugas mengamankan 17 sachet kecil berisi sabu-sabu miliknya. Sedang ditangan IS disita satu bungkus kecil berisi tembakau sintetis. Sementara empat lainnya turut diamankan untuk dimintai keterangan lanjutan.



"Untuk lelaki TD ini harus mengubur mimpinya untuk melaksanakan pernikahan pada hari minggu tanggal 24 mendatang, Dia jual sabu untuk biaya pernikahannya itu. Di jual tambahan biaya sewa di Hotel Quality," terangnya ditemui di Mapolrestabes Makassar, Jumat (22/11/2019).

Diari menjelaskan jika TD tetap mengagendakan pernikahannya, maka harus diselenggarakan di Masjid Mapolrestabes Makassar, sebab tak ada kebijakan yang membolehkan dia keluar dari tahanan.

"Saya tidak memberikan kebijakan melaksanakan pernikahan di luar Mako kalau yang bersangkutan mau laksanakan pernikahan harus di wilayah Mako Polrestabes Makassar, yah di Masjid ajalah," tegasnya.

Dari hasil interogasi, TD mengaku mendapatkan sabu tersebut di Kampung Sapiria, Kecamatan Tallo. Tepatnya di Lingkungan Borta sebanyak 1 gram, lalu dikemas ke dalam saset ukuran kecil dijual seharga Rp100.000.

Saat ini polisi masih mendalami jaringan pemasok barang haram tersebut. Atas perbuatannya Td diancam pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 114 ayat 1 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook