alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Parlemen Bolivia Setujui Gelar Pemilihan Presiden Baru

Agus Nyomba
Parlemen Bolivia Setujui Gelar Pemilihan Presiden Baru
Bolivia akan segera menggelar pemilihan umum baru, setelah parlemen menyetujui untuk menggelar pemilihan presiden tersebut. Foto: Newsweek

LA PAZ - Deputi Parlemen Bolivia telah memilih mendukung diadakannya pemilihan umum baru terhadap Presiden. Hal ini diumumkan parlemen dalam sebuah posting Twitter.

"Kamar Deputi dengan suara bulat memilih untuk menyetujui RUU itu pada periode transisi dan khusus untuk mengadakan pemilihan umum," tulis tweet itu dilansir Tass, Minggu, (24/11/2019).

Dokumen itu sebelumnya disetujui oleh Senat Bolivia. Sekarang akan dikirim ke presiden sementara Jeanine Anez untuk ditandatangani.



RUU itu mengatakan bahwa, hakim baru Komisi Pemilihan Umum dan komisi regional Bolivia akan ditunjuk dan pemilihan harus diadakan sesegera mungkin.

Pemilihan presiden di Bolivia diadakan pada tanggal 20 Oktober. Menurut Mahkamah Pemilihan Umum, Evo Morales yang merupakan kepala negara pada waktu itu menang di babak pertama. Pesaing utamanya, Carlos Mesa, mengatakan bahwa dia tidak mengakui kemenangan Morales di babak pertama.

Setelah hasil pemilihan diumumkan, protes dan pemogokan besar-besaran meletus di seluruh negeri. Angkatan bersenjata, oposisi, dan serikat buruh negara itu mendesak Morales untuk mundur.

Pada 10 November, Morales mengumumkan pengunduran dirinya yang menggambarkan situasi di negara itu sebagai kudeta. Wakil Presiden Alvaro Garcia Linera, beberapa menteri dan anggota parlemen mengundurkan diri juga.

Pihak berwenang Meksiko memberikan suaka politik kepada Morales. Morales tiba di Meksiko pada 12 November. Kemudian pada hari itu, Senator Bolivia Jeanine Anez menyatakan dirinya sebagai presiden sementara.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook