alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Panitia Munas Golkar Dijamin Netral dan Tidak Berpihak

Sucipto
Panitia Munas Golkar Dijamin Netral dan Tidak Berpihak
Panitia Munas Golkar diklaim netral dan siap mengakomodir semua pihak dalam acara yang digelar pada 3-6 Desember mendatang. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA - Perang opini terus terjadi menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Golkar di Jakarta, 3-6 Desember mendatang. Salah satu yang jadi bahan perbincangan yakni tudingan adanya panitia Munas Golkar yang tidak netral alias berpihak kepada salah satu kubu atau kelompok calon kandidat ketua umum.

Bendahara Organizing Committee (OC) sekaligus anggota Komisi III Fraksi Partai Golkar, Sari Yuliati, angkat bicara mengenai tudingan tersebut. Kata dia, pembentukan panitia Munas Golkar sudah sangat akomodatif. Karena itu, dijaminnya panitia akan netral dan tidak berpihak.

“Tidak ada yang mendadak, semua penunjukkannya sudah melalui beberapa rapat pleno DPP Partai Golkar, ada tahapan yang dilalui dan semuanya sudah sesuai aturan yang ada di partai,” kata Sari Yuliati di Jakarta.



Bahkan penunjukkan Panitia Munas Golkar, menurut Sari Yuliati, sudah merupakan keputusan kedua belah pihak. “Sama sekali tidak benar jika panpel hanya dari salah satu faksi saja. Anggota panitia sudah dibentuk dengan merata dari semua kelompok yang ada,” ungkap dia.

Menurut dia, Panitia Munas Golkar yang dibentuk saat ini sudah campuran antara berbagai kelompok yang ada. “Perlu diingat, panitia yang ada juga harus netral dan tidak berpihak,” tutur Sari Yuliati.

Dia menegaskan tidak ada pendekatan tertentu dalam memilih anggota panitia Munas atau pemilihan. “Mulai dari pemilihan Ketua Steering Sommittee (SC) seperti Pak Ibnu Munzir hingga penunjukkan ketua Panitia Penyelenggara Munas Pak Markus Mekeng, semua dilakukan dalam rapat pleno,” kata Sari Yuliati.

Bahkan nama-nama tersebut yang mengusulkan adalah orang-orang yang selama ini dikenal sebagai pihak yang berseberangan dengan Airlangga Hartarto. ”Tentu aneh jika kini ada orang yang menilai ada keberpihakan dari panitia Munas ke Airlangga Hartarto,” ucapnya.

Sari Yuliati juga menolak jika disebutkan tak ada penyampaian misi dan visi calon ketua umum kepada para anggota atau pemilik suara.

“Itu tidak benar sama sekali. Semua ada tahapan dan jadwalnya sendiri. Apalagi selama ini bakal calon yang ingin maju juga belum muncul semuanya. Selama ini yang sudah muncul hanya Pak Airlangga Hartarto sebagai ketua umum dan Pak Bambang Soesatyo,” ujar politisi perempuan asal NTB itu.

Airlangga dipastikan oleh Sari Yuliati, tidak menggunakan kekuasaannya untuk berlaku semena-mena di Munas nanti. Sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga sudah sangat akomodatif dalam menjaring aspirasi dari berbagai Kelompok di Golkar.

“Saya dengar juga ada Agun Gunanjar yang ingin maju dan begitu pula dengan pak Indra Bambang Utoyo,” tambah Sri Yuliati.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook