alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

BPJS Ketenagakerjaan Makassar Validasi Data Kepesertaan

Suwarny Dammar
BPJS Ketenagakerjaan Makassar Validasi Data Kepesertaan
BPJS Ketenagakerjaan cabang Makassar menggelar validasi data kepesertaan. Foto: SINDOnews/Suwarny Dammar

MAKASSAR - BPJS Ketenagakerjaan cabang Makassar menggelar validasi data kepesertaan dengan mengundang ratusan bagian HRD atau personalia perusahaan, di Hotel Santika Makassar, Senin (25/11/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan mulai 25 hingga 27 November dengan mengundang sebanyak 300 orang perwakilan perusahaan, dengan jumlah pekerja mencapai ratusan karyawan.

Hadir dalam pembukaan kegiatan validasi tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, Dodit Isdiyono, Kepala Bidang Kepesertaan Koorporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Raden Harry Agung Cahya dan Pps Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku, Suarni.



Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, Dodit Isdiyono mengatakan, kegiatan validasi data kepesertaan ini penting dilakukan agar pengelola perusahaan mampu mengetahui sejumlah program terbaru dari BPJS Ketenagakerjaan, termasuk dapat update terbaru tentang program tepat waktu dan tepat bayar iuran bulanan hingga bagaimana melibatkan perusahaan dalam melakukan program CSR.

“Pekan validasi data ini memang kelihatan sepele, tapi kalau tidak rutin dilakukan akan memberikan dampak pada perusahaan. Makanya perlu dilakukan validasi agar kecocokan data tenaga kerja atau kepesertaan bisa sinkron dengan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan dan di perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Pps Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku, Suarni mengungkapkan, bahwa kegiatan itu untuk perbaikan data kepesertaan, dan goalnya akan kembali ke peserta saat melakukan klaim. Jika data benar saat klaim, maka tidak ada lagi menunggu lama untuk proses pencairan seperti untuk data NPWP maupun NIKnya.

“Kalau datanya tidak lengkap, pasti kami akan melakukan kroscek ke perusahaan sehingga bisa menghambat proses pencairan. Hal ini juga sejalan dengan semangat perseroan untuk meningkatkan layanan di era 4.0, salah satunya dengan dihadirkannya aplikasi BPJSTKu sehingga datanya bisa valid dan bagus,” ujarnya.

Dia menuturkan, pelaporan perusahaanpun sudah sesuai standar SIPP secara online, makanya aplikasi BPSTKU hadir menjawab kebutuhan kepesertaan utamanya dalam mengecek saldo mereka.

“Program ini pilot project pertama untuk validasi, karena yang dihadirkan ini perusahaan skala platinum dengan jumlah tenaga kerjanya besar di atas 100 karyawan, dan tentu ada resiko sosialnya,” tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan data kepesertaan hingga November 2019 jumlah penerima upah sebanyak 309.686 tenaga kerja dan bukan penerima upah 52.214 tenaga kerja. Sementara, total perusahaan masuk dalam kepesertaan BPJS cabang Makassar sebanyak 7.132.

Dari sisi klaim, posisi 31 Oktober 2019 BPJS Ketenagakerjaan telah membayar klaim dengan nilai mencapai Rp43 miliar terdiri dari Jaminan Hari Tua (JHT) Rp29 miliar lebih, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp10,3 miliar lebih, Jaminan Kematian (JKM) sebanyak Rp1,2 miliar lebih dan Jaminan Pensiun sebanyak Rp2,4 miliar.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook