alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jenderal Iran: AS, Israel, Arab Saudi Hancur Jika Lintasi Perbatasan

Agus Nyomba
Jenderal Iran: AS, Israel, Arab Saudi Hancur Jika Lintasi Perbatasan
Kepala Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Hossein Salami. Foto: Istimewa

TEHERAN - Komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Angkatan Laut Iran, memperingatkan akan kehanjutan sejumlah negara yang berani melintasi dan melanggar perbatasan negara tersebut.

Hal itu mereka sampaikan di tengah ketegangan politik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) yang memutuskan keluar dari perjanjian nuklir.

Kepala Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Hossein Salami telah berjanji bahwa IRGC akan melenyapkan AS, Israel dan Arab Saudi jika mereka melewati apa yang ia sebut garis merah Teheran.



"Kami telah menunjukkan pengekangan, kami telah menunjukkan kesabaran terhadap tindakan bermusuhan dari Amerika, rezim Zionis (Israel) dan Arab Saudi terhadap Republik Islam Iran. Tetapi kami akan menghancurkan mereka jika mereka melewati garis merah kami," kata Salami dilansir dari Sputnik, Selasa, (26/11/2019).

Pernyataan itu muncul setelah Komandan Angkatan Laut IRGC Ali Reza Tangsiri memperingatkan awal bulan lalu bahwa "nasib pahit" akan terjadi di negara mana pun yang melanggar batas laut Iran.

Dia juga mengatakan bahwa penangkapan pasukan Amerika dan Inggris yang telah memasuki perairan teritorial Iran di masa lalu hanyalah "peringatan" bagi pasukan yang berusaha untuk melanggar batas-batas laut negara itu.

Pernyataan itu didahului oleh Kepala Pasukan Aerospace IRGC Amirali Hajizadeh mengatakan, pada bulan September.

"Semua orang harus tahu bahwa semua pangkalan Amerika dan kapal induk mereka, pada jarak hingga 2.000 kilometer di sekitar Iran, berada dalam jangkauan rudal kami," katanya.

Dia berbicara hanya sehari setelah dua serangan pesawat tak berawak di ladang minyak di Arab Saudi, yang diklaim oleh Houthis dan disalahkan oleh Washington dan Riyadh pada Teheran yang membantah tuduhan itu.

Dalam perkembangan terpisah pada waktu itu, Yahya Rahim Safavi, seorang Komandan IRGC terkemuka, berjanji bahwa Iran akan menanggapi dengan cara yang sama terhadap setiap plot AS melawan Republik Islam.

"Jika Amerika memikirkan plot apa pun, bangsa Iran akan merespons dari Mediterania, ke Laut Merah dan ke Samudera India," Safavi menekankan.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook