alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Penyidik Polres Bone Kembali Periksa Saksi Kasus Korupsi Buku PAUD

Supriadi Ibrahim
Penyidik Polres Bone Kembali Periksa Saksi Kasus Korupsi Buku PAUD
Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Pahrun. Foto: SINDOnews/Supriadi Ibrahim

BONE - Penyidik Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Bone, kembali memeriksa sejumlah saksi dan tersangka kasus korupsi pengadaan buku PAUD Disdik Bone. Pemeriksaan itu setelah Kejaksaan Negeri Bone menganggap berkas tersangka tidak lengkap.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Pahrun. Kata dia, sejauh ini tidak ada kesulitan dalam menyusun berkas perkara kasus tersebut untuk melengkapi berkasnya yang dianggap tidak lengkap.

"Berkas yang dikembalikan itu sementara kita lengkapi, beberapa petunjuk yang sudah dilakukan, seperti penambahan penambahan keterangan para tersangka dan saksi," kata Pahrun Kepada SINDOnews, Selasa (26/11/2019).



Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Bone mengembalikan tiga berkas perkara kasus korupsi Paud Disdik Bone. Hal itu dikarenakan ada beberapa syarat formil dan syarat materil yang belum dilengkapi oleh tim penyidik.

Menurut Pahrun, pengembalian berkas tersebut adalah hal yang biasa dalam proses penyidikan. Pahrun mengaku, berkas yang dikembalikan Kejaksan Negeri Bone itu, saat ini dalam proses perampungan. (Baca juga: Tak Lengkap, Jaksa Kembalikan Berkas Kasus PAUD Bone ke Penyidik)

"Saat ini penyidik saya sementara melakukan perampungan berkasnya yang dianggap tidak lengkap oleh Kejaksaan. Saya sudah sampaikan anggota berkas itu secepatnya selesai, kemudian kita serahkan lagi ke jaksa, kami punya batas waktu 14 hari," jelasnya.

Untuk diketahui, kasus korupsi pengadaan buku PAUD Bone bergulir di Mapolres Bone sejak Juli 2019 lalu. Dari hasil gelar perkara, kasus tersebut merugikan negara sebesar Rp4,9 Milliar.

Kepala Bidang Paud dan Dikmas Disdik Kabupaten Bone, Erniati yang juga merupakan istri Wakil Bupati Bone ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Selain Erniati, ada tiga nama lain yang juga jadi tersangka, yakni Kasi Paud Sulastri dan Ikhsan pegawai PAUD, serta Masdar sebagai broker.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook