alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Karyawan Gasak Uang Pernikahan, GM Hotel Novena Minta Maaf

Supriadi Ibrahim
Karyawan Gasak Uang Pernikahan, GM Hotel Novena Minta Maaf
Eks karyawan Hotel Novena ditangkap usai mencuri uang pernikahan alias passolo dari tamu sebesar Rp8 juta. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

WATAMPONE - Manajemen Hotel Novena akhirnya mengklarifikasi dan meminta maaf terkait aksi pencurian saat pesta pernikahan tamunya, beberapa waktu lalu. Kala itu, ada oknum karyawan yang menggasak uang pernikahan dari tamu berkisar Rp8 juta. Si pencuri itu sendiri diklaim manajemen hotel sudah dipecat sebelum perkara itu.

“Dengan kejadian ini, kami dari manajemen Hotel Novena beserta seluruh staf meminta maaf kepada publik dan kedua mempelai atas ketidaknyamanan yang terjadi di hotel kami," kata General Manager Hotel Novena, Jaka Priyatna, di Kabupaten Bone.

Terkait keterlibatan salah satu karyawannya, Yusuf Ibnu Hajar Zulfikar alias Yus, Jaka mengklarifikasi yang bersangkutan bukan bagian dari manajemen Hotel Novena.



“Jadi yang ingin kami klarifikasi, Yus ini sudah bukan bagian dari kami, bukan karena kasusnya kita pecat dia, tapi sebelum kasusnya itu, kami dari manejemen sudah pecat dia karena tidak perform atas kerjanya," papar dia.

Terkait keberadaan Yus dalam hajatan pernikahan, Jaka, mengaku baru diketahui setelah pihak korban datang ke Hotel Novena untuk melihat rekaman CCTV. "Kejadian ini musibah dan menjadi fokus kami perbaikan melayani pengguna jasa," ungkapnya.

Jaka menegaskan kepada seluruh karyawan Hotel Novena, apabila diketahui ada yang melakukan tindakan kriminal, maka pihak manajemen akan memberikan sanksi tegas. "Kami tidak segan-segan akan memecat karyawan yang melakukan tindak kriminal, dan ini menjadi pelajaran kami ke depan untuk lebih baik lagi," pungkasnya

Diberitakan sebelumnya, Yus diamankan polisi usai menggasak uang pernikahan alias passolo. Beruntung, aksi warga asal Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur itu terekam kamera pengintai (CCTV).

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengakui perbuatannya mengambil amplop undangan korban yang berisi uang senilai Rp8 Juta.

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Muh Pahrun, menyebutkan, untuk delik yang disangkakan kepada pelaku yakni pasal 363 KUH tentang pencurian dengan ancaman hukumannya 7 tahun penjara. "Kasusnya masih berlanjut, pelaku saat ini sudah berada dalam sel tahanan,” tandasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook