alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

BPJSTK Maros Sosialisasi Perlindungan Jaminan Sosial kepada Imam Masjid

Suwarny Dammar
BPJSTK Maros Sosialisasi Perlindungan Jaminan Sosial kepada Imam Masjid
Imam masjid dan petugas syara se-Kabupaten Maros mendengarkan sosialisasi perlindungan jaminan sosial. Foto: Istimewa

MAROS - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) atau BPJamsostek melakukan rapat kerja terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja keagamaan seperti imam masjid dan petugas syara se-Kabupaten Maros, Rabu (27/11/2019).

Kegiatan itu tampak dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maros, A David Syamsuddin. Dalam sambutannya, Sekda mengapresiasi BPJamsostek Maros dan Bagian Sosial dan Agama Pemda Maros atas terlaksananya kegiatan tersebut.

"Pagi ini saya punya beberapa agenda penting, tapi ketika saya melihat perlindungan Jamsostek kepada petugas syara, saya rasa ini adalah hal yang unik. Biasanya hanya petugas konstruksi, pegawai kantoran yang ada jamsosteknya tapi kali ini saya memberikan apresiasi pada inovasi ini," ucap A David dalam rilis yang diterima SINDOnews.



Sosialisasi itu menurut dia penting, karena petugas syara’ memiliki posisi penting di tengah kehidupan masyarakat. Petugas syara menurut dia memberikan pelayanan publik keagamaan dan menjadi ujung tombak pembangunan spiritual kemasyarakatan.

Makanya kata A David, perlu dilakukan sosialisasi tentang manfaat program, besaran iuran, dan ruang lingkup perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bagian sosial dan keagamaan Kabupaten Maros, Prayitno.

"Pejuang agama, mungkin itulah kata yang sangat tepat disematkan kepada petugas syara. Sebagai salah satu pilar penyangga tata kehidupan masyarakat, petugas syara sangat berperan dalam mengelola segala urusan keagamaan. Terutama bagi umat muslim, petugas syara selama ini merupakan pelopor dan pembina mental akidah agama Islam namun Petugas syara sering terlupakan oleh kita," kata Prayitno.

Kepala BPJamsostek Maros, Lubis Latif mengatakan, negara telah menyediakan fasilitas perlidungan jaminan sosial kepada seluruh pekerja baik formal maupun informal. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab bersama untuk menyosialisasikan manfaat program ini kepada seluruh lapisan pekerja apapun pekerjaannya termasuk pekerja keagamaan agar dapat ikut serta memanfaatkan program tersebut.

Menurut dia, tidak dapat dipungkiri bahwa risiko kecelakaan kerja, maupun kematian merupakan sesuatu yang melekat pada setiap aktifitas pekerja sehingga diperlukan suatu jaminan sosial untuk memastikan bahwa pekerja tersebut telah dilindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Daerah Kabupaten Maros yang senantiasa bersinergi dan memberikan respon positif terhadap jaminan sosial tenaga kerja di kabupaten Maros. Hal ini sinkron dengan visi kabupaten Maros, yaitu Maros lebih sejahtera 2021," tutup Lubis Latif yang juga merupakan ketua DPW serikat pekerja BPJS ketenagakerjaan Sulawesi Maluku.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook