alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Survei Membuktikan Paket Adnan-Kio Dinilai Sulit Ditumbangkan

Muhaimin Sunusi
Survei Membuktikan Paket Adnan-Kio Dinilai Sulit Ditumbangkan
Bakal calon Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL dinilai masih kuat di Pilkada 2020. Meskipun dia sendiri belum mendeklarasikan diri untuk kembali bertarung di periode keduanya. Foto : SINDOnews/Doc

MAKASSAR - Bakal calon Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL dinilai masih kuat di Pilkada 2020. Meskipun dia sendiri belum mendeklarasikan diri untuk kembali bertarung di periode keduanya.

Dari survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Adnan yang berstatus petahana dipandang masih sulit ditumbangkan oleh sejumlah calon rivalnya. Bahkan elektabilitas Bupati Gowa itu unggul 40% dari penantangnya.

“Adnan menempati urutan teratas dengan elektabilitas 60,11%. Sementara Amir Uskara di posisi kedua dengan nilai 10,11%, serta Darmawangsyah Muin dengan perolehan 5,23%,” kata Peneliti LSI, Haerul Aman di Hotel Mercure, Makassar, Rabu (27/11/2019).



Haerul menuturkan, tingkat keinginan masyarakat untuk Adnan kembali melanjutkan kepemimpinannya pun sangat tinggi. Dimana persentase keinginan masyarakat mencapai 71,82%, tidak menginginkan 7,95% dan tidak menjawab 20,23%.

Dia juga mengklaim, jika Adnan kembali berpaket dengan Abdul Rauf Mallagani atau Karaeng Kio, dinilai tetap sulit ditumbangkan. Hal itu terbukti dari hasil survei simulasi pasangan calon (paslon) yang dilakukan LSI.

“Ini membuktikan bahwa paket Adnan-Kio memperoleh suara yang sangat unggul dibanding pasangan kandidat lainnya. Bahkan dari empat sampai dua paslon, persentase paket Adnan-Kio tetap di atas 50%,” ujarnya.

Haerul menjelaskan, bahwa tingginya elektabilitas Adnan, didasari dari tingkat kepuasan masyarakat atas kepemimpinannya. Dari survei LSI menyebutkan bahwa, sebesar 83,75% masyarakat menyatakan puas dengan kinerja Adnan. Kemudian sebesar 80,68% masyarakat menilai pemerintahan Adnan sangat berhasil.

Sementara itu, pengamat Politik dari UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad menilai bahwa survei paket Adnan yang dilakukan oleh LSI sedianya belum bisa menjadi rujukan. Lantaran belum adanya kandidat lain yang juga resmi berpaket untuk dijadikan pembanding.

"Belum ada calon pembanding. Sementara posisinya sebagai pejabat publik. Jadi ketika disurvei dia pasti yang tertinggi, karena belum ada figur-figur yang bisa dibandingkan dengan dia," katanya saat dihubungi, terpisah.

Meski begitu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar ini tak menepis, bahwa tingginya survei Adnan juga dipengaruhi dari hasil kerjanya selama empat tahun ini. Untuk paketnya kembali dengan Kio, Firdaus memprediksi bisa terulang kembali.

"Petahana juga menunjukkan kerja-kerja realnya. Dan juga incumbent mendapat keuntungan bagaimana dia mengelola pemerintahan," tutupnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook