TOPIK TERPOPULER

Ditlantas Polda Sulsel Bersiap Terapkan Tilang Elektronik di Makassar

Faisal Mustafa
Ditlantas Polda Sulsel Bersiap Terapkan Tilang Elektronik di Makassar
Tilang elekronik di Makassar akan segera diterapkan oleh Polda Sulsel. Foto: Sindonews/dok

MAKASSAR - Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel tengah mempersiapkan pemberlakukan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kota Makassar. Sejumlah persiapan pembaruan software dan hardware digarap.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe mengatakan, Polda Sulsel akan terlibat dalam peluncuran ETLE nasional yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada (17/03/2021) mendatang. Launching ini dihelat secara virtual bersama 10 Polda lainnya.

"Kalau ETLE di Makassar memang sebelumnya sudah ada, cuman karena ada beberapa software dan hardware yang rusak dan perlu diupgrade makanya mangkrak selama dua tahun ini. Untuk itu semuanya kita perbaharui aplikasi dan kameranya," kata Frans kepada Sindonews, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Ditlantas Polda Kepri Akan Terapkan Tilang Elektronik

Di sisi lain, lanjut Frans pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Wali Kota Makassar, serta dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Kominfo. "Wali kota support penuh kita dengan adanya perombakan ETLE ini," jelasnya.



Menurutnya ETLE kali ini bukan lagi skali lokal tetapi sistemnya sudah nasional, segala pembaharuan baik software maupun hardware diklaim canggih. Misalnya kamera CCTV yang dinamakan Automatic Number Plate Recognition (ANPR) sudah bisa menjangkau sampai ke dalam mobil.

"Kalau dulu hanya bisa rekam kasat mata, misalnya yang tidak pakai helm, melanggar marka. Sekarang kita upgrade sudah bisa menembus masuk ke dalam mobil yang kaca film mobilnya di atas kadar 50 persen. Pengendaranya juga kita tahu siapa, tidak pakai safety belt kita tahu semuanya," terangnya.

Frans menyatakan sebanyak 20 kamera ANPR sudah dipersiapkan pihaknya untuk dipasang di titik-titik strategis di Makassar. "Untuk awal kita pasang sebelas titik dulu, secara bertahap sampai 50 titik. Ini kita komunikasikan dengan Pemda dan Korlantas, karena alatnya cukup mahal," paparnya.

Dia mengatakan, kamera ini berbeda dengan yang telah diuji coba pada 2018 silam. Kamera ANPR bisa mendeteksi tanda nomor kendaraan bermotor secara otomatis merekam, dan menyimpan bukti pelanggaran. Dahulu dianggap kurang efektif, lantaran sifatnya masih semi manual.

Baca Juga: Polda Sulut Segera Berlakukan Tilang Elektronik di Manado



"Sekarang semuanya terkoneksi dengan data Elektronik Registrasi Identifikasi (ERI) yang merupakan sistem pendataan di bidang registrasi dan identifikasi secara electronic yang dikerjakan pada bagian BPKB sebagai landasan legitimasi keabsahan kepemilikan dan asal usul kendaraan bermotor," ujarnya.

Rekaman CCTV yang dipasang ini semua akan termonitor posko khusus di Polrestabes Makassar. Menurut Frans setelah launching nantinya pihaknya bakal melakukan sosialisasi lebih dulu sebelum melakukan penindakan. "Biar masyarakat tidak kaget," imbuhnya.

Jenis pelanggaran yang ditindak meliputi pelanggaran rambu-rambu dan marka jalan. Kemudian pengendara yang tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), tidak memakai sabuk pengaman, menerobos lampu merah, dan main handphone saat berkendara.



(agn)

halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!