alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Tengah Kebun Karet

Banda Haruddin Tanjung
Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Tengah Kebun Karet
Bandar narkoba menggunakan berbagai modus untuk menyamarkan aksi mereka. Di Pekanbaru, Riau, mereka membangun pabrik ekstasi di tengah pabrik karet. Foto/Okezone/Banda HT

PEKANBARU - Berbagai cara dilakukan bandar narkoba untuk menjalankan bisnis haramnya. Di Pekanbaru, mereka membangun pabrik ektasi di sebuah rumah yang berada tengah perkebunan karet. Meski sudah disamarkan, pabrik ekstasi yang lokasinya berada di Jalan Angsa Putih, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru ini akhirnya terbongkar.

Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil mengendus jejak kejahatan narkoba itu yang dilanjutkan dengan penggerebekan.
Dalam operasi di sebuah rumah yang menjadi tempat pembuatan (home industry) narkoba jenis pil ektasi, polisi menyita barang bukti berupa pil happy five. Kemudian ditemukan banyak serbuk berwarna hijau yang merupakan bahan pembuat ekstasi dan ada pula 18 butir ekstasi.

"Kita temukan sebanyak 2,5 Kg diduga kuat bahan pembuat ekstasi. Kita juga temukan 18 butir pil ekstasi dan 800 butir pil happy five," kata Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi.



Lokasi rumah yang digerebek berada di tengah perkebunan karet. Rumah yang dipakai untuk percetakan ekstasi itu kondisinya permanen dan agak jauh dari rumah penduduk.

Dalam operasi ini polisi mengamankan dua tersangka yakni berinsial E dan S. Tersangka E ditangkap saat sedang di dalam rumah pembuatan narkoba jenis sabu dan ekstasi. Sedangkan E ditangkap lokasi yang berbeda.

Polisi juga menyita barang bukti sebanyak 1,1 Kg sabu. Kemudian narkoba jenis pil happy five. Kemudian ditemukan sebanyak serbuk berwarna hijau yang merupakan bahan pembuat ekstasi dan ekstasi 18 butir.

"Dari lokasi juga ditemukan barang bukti dua mesin pencertak pil ektasi, timbangan alat pres, alat pengering dan berbagai alat lainnya untuk pembuatan ekstasi," tambah Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto.

Pengungkapan kasus ini berawal saat polisi berhasil membekuk E saat akan mengedarkan narkoba. E pun mengaku kalau barang haram itu berasal dari S.

"Kami juga menyita berbagai buku tabungan milik tersangka. Kita akan terus perangi narkoba," tandasnya.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook