alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pilkada Selayar, Nasdem Ogah Tawarkan Dukungan ke Basli Ali

Muhaimin Sunusi
Pilkada Selayar, Nasdem Ogah Tawarkan Dukungan ke Basli Ali
Ilustrasi. Foto: SINDOnews

MAKASSAR - Nasdem jual mahal ke petahana, Muh Basli Ali. Basli merupakan Bupati Selayar yang akan maju kembali di pilkada 2020 untuk melanjutkan periode keduanya.

Ketua DPD Nasdem Selayar, Ady Ansar menegaskan, partainya tak ingin menawarkan diri ke petahana. Sekali pun Basli dinilai kuat karena hampir pasti mendapatkan rekomendasi partai Golkar yang mengantongi 10 kursi.

"Kalau dia tidak mau, ya ngapain kita dorong-dorong diri mau. Bahwa ini (Nasdem) pakai mako, tapi kalau dia tidak mau? Ya jangan juga," kata Ady.



Ady menilai, Basli Ali memang tak berniat mengendarai partainya di pilkada Selayar 2020. Minimnya kursi Nasdem yang hanya memiliki satu kursi di parlemen, dinilai menjadi alasannya.

"Apalagi kemarin kita sudah beri kesempatan untuk mengembalikan. Tapi dia (Basli Ali) tidak mengembalikan. Pendaftaran juga sudah ditutup sejak bulan lalu," ujarnya.

Menurut Ady, Basli Ali sedianya masih memiliki peluang untuk menggandeng Nasdem. Syaratnya, Ketua DPD II Golkar Selayar itu masih bisa melakukan lobi di tingkat DPW dan DPP. Di mana kedua tingkatakan pengurus ini bisa menambah kandidat dari yang dikirim oleh DPD.

"Tapi jika DPW juga tidak mauki, DPP juga tidak mauji, untuk apa kita paksa-paksa orang untuk kita dukung. Saya sebagai ketua, dengan tidak mengembalikan formulirnya, berarti dia tidak mau," tegasnya lagi.

Hanya ada dua kandidat yang mendaftar di DPD Nasdem Selayar. Keduanya ialah Wakil Bupati, Zainuddin dan Kepala Badan Pengembangan Inovasi dan Kinerja Universitas Cendrawasih Papua, Prof Akbar Silo.

Soal peluang Nasdem akan berada dalam posisi penantang, Ady mengakui hal itu. Namun pada akhirnya dia tak mau berkomentar lebih jauh.

"Apakah kita nanti akan jadi penantang atau bagaimana, biarkan DPP yang memutuskan. Namun kalau ternyata di detik-detik terakhir misalnya, dia tidak mau pakai Nasdem, kita akan putuskan mendukung siapa," jelasnya.

Legislator DPRD Sulsel ini mengakui kekuatan Basli Ali yang berstatus petahana memang masih kuat. Apalagi Basli telah menggandeng Saiful Arif sebagai 02 yang merupakan rivalnya di pilkada sebelumnya. Saiful yang tak lain ialah mantan Wakil Bupati itu meraih suara terbanyak kedua di bawah Basli Ali yang berpaket Zainuddin.

"Kuat dan tidak kuat itu relatif. Petahana tidak boleh dipikirkan untuk tidak bisa dikalahkan. Bisa dikalahkan, tapi memang sulit. Banyak kasus kok (petahana kalah), kita lihat perkembangan ke depan," tandasnya.



(man)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook