alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ilmuwan Rusia Temukan Bangkai Anjing Utuh Berusia 18.000 Tahun

iNews.id
Ilmuwan Rusia Temukan Bangkai Anjing Utuh Berusia 18.000 Tahun
Sejumlah ilmuwan menemukan bangkai anjing berusia 18.000 tahun dalam kondisi utuh. (FOTO: doc. Twitter/S Fedorov)

MOSKOW - Sejumlah ilmuwan Rusia menemukan bangkai anak anjing prasejarah di wilayah timur negara tersebut. Namun mereka belum dapat memastikan apakah bangkai itu benar-benar anak anjing atau serigala.

Para ilmuwan Rusia menemukan anjing itu terkubur dalam endapan es di dekat Yakutsk. Lokasinya berada di ujung timur Siberia wilayah Rusia, sebuah wilayah yang terkenal karena signifikansi paleontologisnya yang kaya.

Bangkai itu kemudian dikirim ke Unit Akselerator Radiokarbon Universitas Oxford untuk penanggalan, yang mengungkap bahwa dia setidaknya berusia 18.000 tahun.



Makhluk itu hidup selama periode Pleistosen Bumi -biasanya disebut sebagai Zaman Es terakhir. Meskipun sudah lewat hampir 20.000 tahun sejak anjing itu mati, tubuhnya dalam kondisi luar biasa, dengan bulu, gigi, dan hidungnya hampir terpelihara dengan sempurna.

Analisis genom lebih lanjut mengonfirmasi bahwa anjing itu berjenis kelamin laki-laki. Sejak ditemukan, anjing itu dinamai Dogor, yang merupakan bahasa Yakutsk yang berarti "teman".

Penemuan anak anjing itu menimbulkan beberapa ambiguitas bagi para peneliti Swedia dan Rusia yang bertugas menganalisis bangkainya.

Temuan mereka, yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Royal Society Inggris, dimasukkan dalam sebuah artikel yang melihat dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia terhadap rubah Arktik.

David Stanton, salah satu penulis artikel dan peneliti di Pusat Palaeogenetika Swedia, mengatakan bahwa biasanya relatif mudah untuk mengetahui perbedaan antara bangkai serigala dan anjing.

Dalam kasus Dogor, masalahnya sedikit lebih rumit, karena Stanton mengatakan asal usul spesimen itu dikaitkan kembali ke masa ketika beberapa populasi serigala, diperkirakan, sedang dipelihara layaknya anjing.

"Kami sudah memiliki banyak data dari hal itu, dan dengan jumlah datanya, Anda berharap mengetahui apakah dia anjing atau serigala," kata Stanton.

"Faktanya kami tak mungkin menyebut bahwa dia berasal dari populasi yang merupakan nenek moyang bagi keduanya -yakni anjing dan serigala."

Saat ini, masih belum jelas kapan tepatnya anjing mulai dijadikan hewan peliharaan. Satu studi pada 2017 menunjukkan bahwa proses domestikasi (membuat anjing menjadi hewan peliharaan dan hidup bersama manusia) terjadi antara 20.000 dan 40.000 tahun yang lalu, berawal dari populasi serigala Eropa yang berbeda.

Namun, ada penelitian lain yang menyatakan bahwa domestikasi terjadi di berbagai tempat sekaligus.

Salah satu spesimen mirip anjing tertua juga berasal dari Rusia, dengan penemuan tengkorak kuno pada 2011 yang berasal dari masa sekitar 33.000 tahun lalu. Namun, saat itu anjing mungkin bukan jenis yang ramah manusia seperti yang dikenal saat ini.

Dogor ditakdirkan untuk menjalani lebih banyak tes, dan tergantung pada apa yang peneliti temukan dia bisa menjadi salah satu temuan paling penting dalam beberapa tahun terakhir.



(tyk)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook